Caleg Perindo Diundang NU Laweyan Solo, Ada Apa?

SOLO, KRJOGJA.com – Calon Anggota Legislatif KRAT Henry Indraguna (HI) mengatakan pengalamannya sebagai advocat yang diikat kode etik tidak boleh membeda-bedakan pelayanan terhadap suku, agama juga golongan tertentu.

"Demikian pula seandainya atas ijin Tuhan terpilih anggota DPR RI, saya tidak pilih-pilih untuk melayani konstituen dari suku, agama, ras golongan semua sama warga bangsa Indonesia, yang memiliki permasalahan saya bantu mencari solusinya," tutur HI yang juga Caleg Dapil V Jateng ketika bersilaturahmi dengan warga Nahdatul Ulama (NU) Kecamatan Laweyan, Selasa (12/3/2019) , di Jalan Transito, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Solo.

Sementara ketua Majelis Wakil Cabang Nahdhatul Ulama (NU) Kecamatan Laweyan, Solo KH Ahmad Rois Jazuli menuturkan, kalangan Nahdliyin berharap calon legislatif (Caleg) yang didoakan jadi anggota DPR RI tidak melupakan kepada yang pernah mendoakan.

"Pertemuan bersamaan dengan keinginan Pak Henry untuk bersilaturahmi dengan kami warga NU. Maka kami undang sekalian agar warga mengetahui sosok beliau. Prinsipnya, siapapun caleg yang seirama dengan NU akan kami doakan. Kami tidak membeda-bedakan, yang terpenting satu suara," papar Ahmad Rois Jazuli. 

Ditambahkan Rois, selain memberikan apresiasi kepada niat HI untuk bersilaturahmi, pihaknya juga melihat bahwa program HI  bagus. Selain itu, sosok HI juga dinilai mampu berbaur dengan seluruh lapisan masyarakat. 

"Kami melihat, alhamdulillah Pak HI bisa bermasyarakat, istilahnya dengan siapapun bisa berbaur. Selain itu programnya juga bagus, tidak membeda-bedakan umat. Untuk itu kami berpesan ketika Pak HI jadi wakil rakyat di pusat jangan lupakan yang dulu dimintai doa. Yang terpenting program NU bisa dikawal dan sudah komitmen untuk memperjuangkannya. Mudah-mudahan bisa mengangkat perekonomian warga NU juga," tukasnya.

Sementara itu, HI mengakui awalnya tidak tertarik dengan bidang politik. Namun ternyata melihat di pelosok-pelosok,  masyarakat masih banyak yang membutuhkan wakil rakyat yang benar-benar memikirkan rakyat, akhirnya mampu menggerakkan niatnya.

"Masyarakat merindukan perubahan. Masyarakat membutuhkan wakil rakyat yang memikirkan rakyat. Dalam hal ini, saya bersilaturahmi ke warga NU di Laweyan. Saya yang membutuhkan, maka kalau jadi, saya akan kembali ke sini," pungkasnya.(Hwa).

BERITA REKOMENDASI