Calon Ketum Partai Berkarya, Dukungan Tommy Soeharto Menguat

SOLO, KRJOGJA.com – Partai Berkarya menggelar Rapimnas III di hotel Lor In, Solo , Sabtu (10/3/2018) hingga hingga Selasa 13 Maret 2018. Pada rapimnas ini, kader Partai Berkarya akan mengusung ketua Dewan Pembina, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto menjadi ketua umum Partai Berkarya. 

Hutomo Mandala Putra yang akrab  disapa Tommy Soeharto didampingi Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picuna, Sabtu (10/3) mengatakan pihaknya optimis  Partai Berkarya bakal mampu menguasai kursi DPR di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI Senayan pada masa pemerintahan 2019-2024.
 

"Saya optimistis Partai Berkarya  memiliki organisasi tempur yang handal baik di  pusat hingga di daerah untuk mencapai tujuan ke depan. Ini harus dimulai dari Calon Legislatif DPRD Tingkat Dua Kabupaten/Kota," ujar Tommy Soeharto.

Dipaparkan minimal untuk perolehan kursi DPRD tingkat dua di masing-masing kabupaten/kota minimal tiga kursi. "Prediksi saya bisa,  sebagai gambarannya satu kursi butuh 12.000 suara. Kalau ada tiga kursi artinya harus dapat 36.000 suara. Ini semua bisa diraih dengan catatan seluruh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) telah mewujudkan kepengurusan di daerah atau Dewan Pimpinan Daerah (DPD)," katanya.

Menurut Tommy dengan sebanyak 514 kabupaten/kota di Indonesia maka akan diperoleh lebih dari 18 juta suara dari kader. "Memang tidak mudah, semua lini harus kerja keras, agar Partai Berkarya mampu setidaknya bisa menjadi pemain tiga besar di Senayan (DPR RI). Strateginya , saya akan minta kepengurusan di DPP agar dibuat perwilayah penanganannya. Buat divisi atau sektoral yang diketuai oleh Wakil Ketua Umum," paparnya.

Sementara itu, pada rapimnas tersebut, Partai Berkarya mengusung Tommy Soeharto sebagai ketua umum pada periode mendatang. Ketua umum saat ini Neneng A Tuti mengatakan merupakan keinginan seluruh kader Partai Berkarya untuk mewujudkan Tommy Suharto sebagai ketua umum yang kedua. 

"Ya benar Tommi Soeharto diminta oleh seluruh anggota Parta Berkarya agar menjadi Ketua Umum Partai Berkarya. Saya  berpesan ke depan agar seluruh pihak harus menjaga marwah partai, tidak boleh ribut sana-sini. Jangan terlalu banyak tuntutan. Semua ada mekanisme AD/ART," papar Ketua Umum Partai Berkarya saat ini Neneng A Tuti.

Sementara  Sekretaris Jenderal Partai Berkarya Badaruddin Andi Picunang kepada wartawan Sabtu (10/3) menambahkan  kader Partai Berkarya menginginkan Tommy maju menjadi calon presiden dalam Pemilu 2019. Oleh karena itu, secara aklamasi  mereka akan mengangkat Tommy sebagai ketua umum Partai Berkarya. (Qom/Hwa)

 

BERITA REKOMENDASI