Capaian Vaksinasi Tujuh Kecamatan Masih Dibawah 70 Persen

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Ada tujuh dari 25 kecamatan di Kabupaten Wonogiri dinilai masih rendah menyusul capaian vaksinasi Covid 19. Jika warga ‘kangen’ menggelar hajatan maupun pembukaan Obwis maka aglomerasi vaksin desa dalam wilayah kecamatan minimal harus sudah 75 persen. Hal tersebut terungkap dalam zoom meeting yang digelar Bupati Wonogiri Joko Sutopo bersama dengan kepala desa, lurah dan camat di daerah ini.

“Dari 294 desa kelurahan capaian vaksinasinya memang variatif,” tutur Bupati Joko di rumah dinasnya, Senin (11/10/2021) siang.

Di tujuh kecamatan, ditemukan capaian vaksin masih di bawah 70 persen. Kecamatan itu diantaranya Slogohimo, Giritontro, Jatiroto, Jatipurno, Puhpelem, Sidoharjo dan Kismantoro. Alasan dari kecamatan, karena banyak warganya yang merantau. Namun saat diminta data berapa jumlah warga yang nerantau data itu belum bisa dipaparkan.

“Ini kita dorong untuk melakukan pemetaan. Karena syarat dari kami supaya bisa mengadakan hajatan minimal vaksinasi di tiap desa kelurahan minimal sudah 75 persen,” tandas orang nomor satu di Wonogiri.

Menurut bupati, hal itu demi membangun tanggung jawab kolektif jika masyarakat memang menginginkan diperbolehkannya hajatan ataupun pembelajaran tatap muka (PTM). Dia sudah meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiapkan petugas untuk melakukan percepatan vaksinasi ini.

Berdasarkan informasi yang beredar, hajatan bisa digelar di kecamatan yang seluruh desa atau kelurahan dengan capaian vaksinasi 75 persen. Jika ada satu desa atau kelurahan yang capaian vaksinasinya kurang dari itu maka di satu kecamatan tidak diizinkan menggelar hajatan. Bahkan walaupun tinggal satu desa/kelurahan yang belum mencapai 75 persen, seperti sistem level PPKM di daerah aglomerasi. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI