Cegah Covid, Kotak Amal Masjid Dihimbau Tidak Diedarkan Antar Jemaah

Editor: Agus Sigit

WONOGIRI, KRJOGJA.com – Menyusul surat edaran (SE) Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas mengeluarkan surat edaran (SE) Nomor 04 Tahun 2022, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Wonogiri Anif Solikhin menyatakan siap melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19 dalam kegiatan peribadatan lebih intensif di rumah ibadah.

“Tujuannya tentu saja demi meminimalkan potensi penyebaran virus covid utamanya di rumah ibadah,” tandas dia, Kamis (10/2).

Menurut Anif ada sejumlah pembatasan yang dilakukan tergantung dari level PPKM daerah. Wonogiri sendiri, ujar dia, masuk daerah PPKM level 2, sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 09 Tahun 2022.

Kakemenag Wonogiri (kemeja putih tengah) di kantornya

 

“Di daerah PPKM level 2, kegiatan peribadatan bisa dilakukan dengan jumlah jemaah paling banyak 75 persen dari kapasitas,” terang Anif.

Di dalam SE Menag, kotak amal dan sejenisnya di rumah ibadah juga diatur. Anif menerangkan, rumah ibadah tidak dilarang menyediakan kotak amal. Namun untuk tidak diedarkan. Itu demi meminimalkan kontak antar jemaah.

“Kotak amal atau semacamnya bisa disediakan di sekitar pintu masuk. Ini untuk mengurangi kontak dipegang antar jemaah,” ujar Kakemenag Wonogiri. (Dsh)

 

BERITA REKOMENDASI