Cegah Jeratan Rentenir, Pedagang Dilatih Berkoperasi

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Puluhan pedagang sayur Pasar Karangpandan mengikuti pelatihan dan studi lapangan mengenai koperasi di Cafe New Normal di Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Selasa (4/8/2020). Para pentor dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Jawa Tengah memberi solusi jitu mengembangkan bisnis UMKM dengan memanfaatkan berbagai peluang serta permodalan pemerintah.

“Tersedia dana per UKM Rp 2,4 juta dari Kementrian Koperasi. Syaratnya harus memiliki badan hukum koperasi. Pinjaman mikro ini ke 12 unit usaha,” kata Kabid Kelembagaan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Tengah, Bima Kartika di hadapan peserta pelatihan.

Pinjaman mikro itu untuk mengembangkan usaha para pelaku UMKM di Jawa Tegah. Pihaknya siap membantu pelaku usaha dalam menggunakan dana secara efektif. Ia mengakui tidak sedikit koperasi gulung tikar karena pengelolaan salah. Adapun kuncu suksesnya pada keseriusan anggotanya.

Sementara itu Wakil Bupati Karanganyar Rober Christanto meminta para pedagang menjauhi rentenir. Pinjaman berbunga mencekik leher dapat dihindari jika pedagang memiliki banyak pilihan. Dalam hal ini, pemerintah menawarkan banyak program kemitraan.

“Saya dengar ada banyak rentinir yang berkeliaraan. Diharapakan kelompok pedagang ini untuk membentuk koperasi sehingga bisa menangkal rentinir,” paparnya saat memberikan sambutan dalam acara Fasilitas pengembangan dan study lapangan perkoperasian dalam rangka perkuatan dan peningkatan kelembagaan kelompok masyarakat di wilayah pedesaan.

BERITA REKOMENDASI