Cegah Kebocoran Anggaran, Lima Proyek DAK Dikawal Dewan

SRAGEN, KRJOGJA.com – Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP) meminta DPRD Sragen mengawal pelaksanaan lima proyek infrastruktur yang dibiayai dana alokasi khusus (DAK) tahun 2017. Pengawasan ekstra diperlukan mengingat lima proyek itu sempat terjadi lelang ulang.

Ahli Pengadaan Barang dan Jasa LKPP, Supartono, Minggu (16/7/2017) mengatakan, sudah diumumkannya pemenang lelang proyek DAK, maka tinggal dilakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek. Adanya perubahan spesifikasi persyaratan, nantinya tinggal dicocokkan antara dokumen dengan kondisi riil di lapangan.

Menurut Supartono, tugas pengawasan tentunya menjadi kewenangan DPRD sebagai pelaksanaan fungsi kontrol. "Karena kemarin hasil evaluasi memutuskan harus lelang ulang dengan perubahan spesifikasi, nanti di lapangan tinggal dicocokne. Munine di dokumen piye, misalnya wiremesh harus dari produsen A, betul dari produsen A apa nggak," ungkapnya.

Terkait selisih harga tawaran hasil lelang kedua yang lebih mahal dan berselisih hingga Rp 1,7 miliar dari harga lelang pertama, menurut Supartono hal itu memang sangat mungkin terjadi. Sebab dengan peningkatan standar kualifikasi dan spesifikasi teknis yang diberlakukan, kemungkinan membawa konsekuensi material atau bahan yang disyaratkan lebih mahal dari spesifikasi awal.

Oleh karena itu yang perlu ditekankan saat ini adalah pengawasan dan pengawalan, bagaimana pengerjaan proyek di lapangan. Disinggung soal selisih harga lelang yang menurut sejumlah legislator berpotensi menjadi temuan dan kerugian negara, Supartono enggan berandai-andai.

"Karena sudah lelang ulang, berarti sudah babak baru lagi. Harus dipisahkan dengan lelang yang lama," jelasnya. (Sam)

 

BERITA REKOMENDASI