Cegah Keributan Baru, Pendirian Tugu Pencak Silat di Sragen Dilarang

SRAGEN, KRJOGJA.com – Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati menegaskan semua tugu perguruan silat yang ada di Sragen tetap akan dibiarkan berdiri. Namun, perobohan tidak bisa dihindarkan jika memang ada pelebaran jalan dan lokasi tugu berada di pinggir jalan yang terkena pelebaran.

Selain meminta semua perguruan silat mengedepankan kamtibmas dan menyudahi perseteruan, bupati juga menyerukan Pemkab tidak akan mengizinkan pendirian tugu perguruan lagi di wilayah Sragen.

Penegasan itu terungkap dalam rapat jajaran Forkompimda Sragen dengan mengundang pimpinan 10 perguruan silat yang ada di Sragen, Selasa (7/7/2020). Rapat digelar menyusul rentetan kasus perusakan tugu perguruan silat yang belakangan sering terjadi dan memicu ‘gegeran’ serta memanaskan situasi antar kalangan perguruan silat di Sragen.

Rapat tersebut digelar di ruang paripurna DPRD Sragen dengan dipimpin Bupati Sragen, Kusdinar Untung Yuni Sukowati. Rapat juga dihadiri Danrem Surakarta, Kolonel Rano Tilaar, Kapolres Sragen AKBP Raphael Sandhy Cahya Priambodo, Dandim, Ketua DPRD dan unsur Muspida lainnya.

BERITA REKOMENDASI