Dampak Mudik Lebaran, Angka Positif Virus Corona Sukoharjo Naik 87 Kasus

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Kasus positif virus Corona selama satu pekan terakhir terhitung 9-16 Mei atau bersamaan menjelang dan saat mudik Lebaran naik sebanyak 87 kasus. Angka kasus masih akan dipantau Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona kedepan setelah arus balik Lebaran selesai.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Senin (17/5) mengatakan, akumulasi kasus positif virus Corona per 16 Mei 2021 yang berdomisili di Kabupaten Sukoharjo sebanyak 6.879 kasus. Rinciannya, kasus positif virus Corona dengan gejala sebanyak 3.334 kasus atau bertambah 65 kasus, jumlah kasus aktif 202 kasus dengan rincian rawat inap 140 kasus, isolasi mandiri 42 kasus. Data kasus dengan gejala juga diketahui ada 418 kasus meninggal dunia atau bertambah 6 kasus, selain itu ada 2.714 kasus sembuh atau bertambah 50 kasus.

Kasus positif virus Corona tanpa gejala diketahui ada 2.572 kasus atau bertambah 22 kasus, jumlah kasus aktif 23 kasus semuanya sudah menjalani isolasi mandiri. Sedangkan data sembuh diketahui ada 2.549 kasus atau bertambah 25 kasus.

“Selama sepekan terakhir atau bersamaan menjelang dan saat Lebaran dimana ada arus mudik atau aktivitas pemudik masuk ke wilayah Kabupaten Sukoharjo ada penambahan sebanyak 87 kasus positif virus Corona. Rinciannya, 65 kasus dengan gejala dan 22 kasus tanpa gejala,” ujarnya.

Sebanyak 87 kasus positif virus Corona temuan sepekan terakhir semuanya sudah mendapat penanganan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo. Dalam penanganan sepekan terakhir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo juga berhasil mencatat total ada 75 kasus sembuh dengan rincian 50 kasus sembuh disertai gejala dan 25 kasus tanpa gejala.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo per 16 Mei 2021 juga mencatat ada 1.716 kasus suspek atau ada penambahan 4 kasus. Dari angka tersebut diketahui ada 169 kasus aktif, rinciannya, 15 kasus isolasi mandiri, rawat inap rumah sakit 154 kasus, meninggal dunia 26 kasus, selesai isolasi mandiri 778 kasus, bukan virus corona 743 kasus dengan rincian 733 kasus hasil swab negatif, diagnosa akhir penyakit lain 10 kasus.

Data kontak erat diketahui 13.326 kasus, isolasi mandiri 1.484 kasus, selesai pemantauan 11.940 kasus. “Perkembangan data masih terus kami pantau mengingat sekarang masih momen Lebaran dan baru saja ada pemudik masuk wilayah Kabupaten Sukoharjo. Kami tunggu hingga arus balik selesai. Masyarakat diminta tetap mematuhi protokol kesehatan,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI