Dana Insentif Daerah Rp13 Miliar untuk Urusan ‘Darurat’

Adapun pemakaian DID mengacu Peraturan Menteri Keuangan No.87/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Dana Insentif Daerah Tambahan tahun anggaran 2020. Sementara itu dalam rapat paripurna DPRD dengan materi penyampaian kesimpulan Banggar atas rancangan APBD perubahan 2020, Bupati Juliyatmono mengatakan pengembalian dana refokusing ke tiap OPD masih menyisakan saldo di Bantuan Tak Terduga. Tujuannya menangani dampak Covid-19 secara personal maupun kolektif.

Sebagai catatan, refokusing menghimpun dana OPD hingga Rp231 miliar. Sedangkan penggunaan di masa tanggap darurat kebencanaan, khususnya pandemi Covid-19 sebanyak Rp21,6 miliar. “Misalnya untuk membeli masker atau membeli sambako bagi yang di karatina. Termasuk ada karyawan swasta yang dirumahkan perusahaan. Karyawan itu boleh masuk apabila telah melakukan swab. Padahal swab secara mandiri mahal. Maka Pemkab Karanganyar akan membantu di situ. Asalkan data riil,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI