Dana Siap Dicairkan, 802 RTLH Segera Diperbaiki

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Sebanyak 802 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) disejumlah wilayah di Sukoharjo segera diperbaiki dalam waktu dekat. Perbaikan mengandalkan sumber dana dari pemerintah pusat, APBD Provinsi Jawa Tengah dan CSR Bank Jateng. Semuanya ditarget bisa diselesaikan sebelum Desember mendatang.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo Sarwidi Kamis (28/9/2017) mengatakan, dari sisi anggaran semuanya siap dicairkan. Seluruh penerima bantuan akan dikumpulkan di kantor Kecamatan Sukoharjo Kota pada 6 Oktober mendatang untuk mendapatkan sosialisasi sekaligus penyerahan secara simbolis direncanakan dipimpin oleh Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya.

Penerima bantuan tersebut untuk program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) diberikan kepada warga miskin di Kecamatan Sukoharjo Kota meliputi Kelurahan Kenep 60 penerima dan Kelurahan Mandan 45 penerima, Kecamatan Mojolaban di Desa Palur 80 penerima, Kecamatan Bulu di Desa Gentan 73 penerima.

Total untuk bantuan BSPS dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui SNVT Provinsi Jawa Tengah sebanyak 258 penerima. Masing masing penerima mendapatkan dana sebesar Rp 15 juta per unit dalam wujud material bangunan.

“Untuk penerima bantuan RTLH melalui APBD Provinsi Jawa Tengah diberikan untuk warga miskin di Kecamatan Weru dan Tawangsari total 529 penerima atau unit rumah,” ujar Sarwidi.

Di Kecamatan Weru penerima bantuan RTLH diberikan untuk warga di Desa Karanganyar 115 penerima, Desa Karangmojo 107 penerima dan Desa Ngreco 99 penerima. Kecamatan Tawangsari di Desa Tambakboyo 116 penerima dan Desa Pojok 92 penerima.

“Data dan dana sudah siap. Tinggal sosialisasi dan pelaksanaan saja. Kami harap bisa cepat dan diselesaikan sebelum Desember,” lanjutnya.

Masing masing penerima sudah membuat proposal pengajuan pencairan dana bantuan. Selain itu juga telah dilakukan verifikasi lapangan oleh petugas dengan tim pendamping konsultan.

“Untuk BSPS sebagian penerima sudah menerima bantuan dan pelaksanaan rehab,” lanjutnya. (Mam)

 

BERITA REKOMENDASI