Dana Tali Asih Berkurang

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Sebanyak 1.775 anak yatim, piatu dan lansia dijatah dana tali asih bersumber APBD 2018 Rp 1,7 miliar. Dana tersebut mengalami pengurangan dibanding tahun lalu Rp 2 miliar.

"Yang diberikan ini dana tali asih Rp 300 ribu per penerima. Besarannya sama untuk lansia, yatim, piatu dan yatim piatu," kata Kepala Dinas Sosial Karanganyar, Agus Heri Bindarto kepada KRJOGJA.com, Sabtu (26/05/2018).

Pemerintah kecamatan dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dipercaya menginventarisasi calon penerima dan membagikan jatah tahunan tersebut. Dinas Sosial memasang kriteria. Untuk lansia, yakni usia di atas 78 tahun dan belum pernah menerima tali asih. Sedangkan yatim, piatu atau yatim piatu berusia di atas 15 tahun.

"Untuk anak berusia di bawah itu (15 tahun belum dapat). Sedangkan manula usia di bawah 78 tahun boleh diusulkan, asal di daerahnya hanya ada dia yang manula serta belum pernah dijatah tahun lalu. Kita serahkan ke TKSK karena mereka yang paling paham kondisi," katanya.

Menurut Agus, pemberian tali asih 1.775 sasaran pada tahun ini belum mengkaver seluruh warga rentan sosial. Di datanya, tercatat 120 ribu jiwa miskin dimana 52 ribu diantaranya manula usia 70 tahun lebih.

"Tahun ini malah anggarannya lebih sedikit. Tahun lalu saja Rp 2 miliar. Komitmen kepala daerah terpilih nanti untuk membantu para fakir miskin harus sesuai dengan apa yang disampaikannya di debat publik. Itu harapan saya pribadi," katanya.

Lebih lanjut Agus mengatakan dana tali asih akan diberi sebelum hari raya Idul Fitri. "Berbarengan dengan pemberian sembako ke 100-130 pemungut sampah," katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI