Dapat Pujian Warga, TMMD di Desa Nglegok Rampung

KARANGANYAR,KRJOGJA.com – Sebanyak 10 kegiatan fisik dan nonfisik selesai dikerjakan di Desa Nglegok, Ngargoyoso dalam program Tentara Manunggal Masuk Desa (TMMD) Sengkuyung ke-98 tahap pertama. Selain berhasil membangun sarana vital masyarakat, pembangunannya juga menghemat Rp 170 juta.

Nilai penghematan itu dihitung dari selisih ongkos pengerjaan fisik dan non fisik apabila diborongkan Rp 827 juta dengan nilai riil Rp 657 juta. Adapun biaya pengerjaannya disokong APBD provinsi Jawa Tengah, APBD Kabupaten Karanganyar dan swadaya masyarakat.

“Kegiatan serupa sudah dilakukan TNI sejak tahun 1980. Saat itu masih disebut Abri Masuk Desa (AMD). Setelah melalui berbagai evaluasi menjadi TMMD. Di sini, program tersebut efektif melestarikan budaya luhur bangsa Indonesia yaitu gotong royong. Sehingga wajar apabila biaya dapat ditekan. Juga mendekatkan aparat dengan masyarakat,” kata Komandan Kodim 0727/Karanganyar, Letkol CZI Santy Karsa Tarigan kepada KRJOGJA.com usai menutup TMMD di lapangan Desa Nglegok, Kamis (4/5/2017).

Selama program berjalan 30 hari mulai 5 April-4 Mei 2017, 10 kegiatan itu selesai tepat waktu dengan penerjunan 100 personel per hari. Empat kegiatan fisik itu berupa pembuatan makadam dan cor jalan, pembangunan pos kamling, empat lokasi gorong-gorong dan rehab rumah tidak layak huni (RTLH). Sedangkan enam kegiatan non fisik seperti pengobatan massal, penyuluhan pertanahan, pertanian dan kebangsaan.

Dandim mengatakan, pra TMMD pada 27 Maret sampai 4 April mampu mengkaver 20 persen pembuatan makadam jalan.      

Usai upacara penutupan TMMD, Dandim bersama Wakapolres Kompol Prawoko, Bupati Juliyatmono, Wabup Rohadi Widodo dan jajarannya meninjau hasil pengerjaan. Makadam dan cor jalan sepanjang 1.127 meter itu memudahkan mobilitas warga di Dusun Jenggrek, Ngadirejo dan Sejelantang menghubungkan Dusun Jenggrek, Ngadirejo dan Sejelantang.

“TMMD tahap I akan dilanjutkan tahap II dan III di desa lainnya sesuai skala prioritas,” lanjut Dandim.

Bupati Juliyatmono berencana membangun jembatan penghubung Ngargoyoso dengan Karangpandan di ujung jalan makadam.

“Jembatan ini akan lebih menghemat waktu tempuh. Khususnya bagi warga Desa Nglegok, Ngargoyoso ke Karangpandan,” katanya. (R-10)

BERITA REKOMENDASI