De Tjolomadoe, Panggung Kesenian Kelas Dunia

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Manajemen PT Sinergi Colomadu mantap mempersembahkan De Tjolomadue, sebuah bangunan heritage di wilayah ujung barat Karanganyar yang bertransformasi menjadi panggung kesenian berkelas dunia. Sejumlah musikus internasional bakal pentas di peresmian wahana ini pada Sabtu, 24 Maret 2018.

"Opening kawasan culture and heritage center ini ditandai dengan digelarnya konser bertaraf internasional. Mengundang David Foster and Friends, Brian McKnight, hingga Anggun C. Sasmi," jelas Tumiyana, Presiden Direktur PT Pembangunan Perumahan (PP) Properti Tbk dalam press conference di De Tjolomadoe, Rabu (28/02/2019).

PT PP merupakan salah satu perusahaan konsorsium milik BUMN yang membentuk PT Sinergi Colomadu bersama Taman Wisata Candi (TWC) Prambanan Borobudur dan Ratu Boko (Persero), serta PT Jasa Marga Properti. Bukan tanpa alasan para pengelola memilih musikus Internasional. Selain mengenalkan De Tjolomadoe lebih luas, juga menandai konsepnya yang tak lekang oleh masa.

"David Foster adalah musisi legenda di dunia permusikan internasional. Dari zaman saya muda sampai sekarang, ia tetap berkarya dan diapresiasi. Dengan semangat itu, kami mengundang dia datang di tempat ini," katanya.

Pentas kelas dunia itu akan digelar di convention hall. Lokasinya berada di sisi belakang, samping multifunction hall yang bisa disewa sebagai gedung pernikahan dan event besar lainnya. Masing-masing berkapasitas maksimal 3.000 orang.

Revitalisasi eks PG Colomadu tahap satu dibangun di atas lahan enam hektare. Selain hall dan museum, konsorsium membangun artist room, merchandise shop, dan cafe & resto dalam satu kawasan. Jelang konser, pekerjaan rwvitalisasi kian ditingkatkan dengan penambahan jam kerja serta jumlah pekerja.

Dirut PTPN IX, Irianto Hutagaol memastikan revitalisasi eks pabrik gula Colomadu mempertahankan nilai heritage dan sejarah bangunan peninggalan Mangkoe Negoro VII itu. Revitalisasi bertujuan memberikan wahana seni berkelas bagi warga Solo dan dunia.

Ketua DPRD Karanganyar, Sumanto mengatakan revitalisasi eks pabrik gula menjadi bagian penting perkembangan Bumi Intanpari. Dalam hal ini, Pemda telah menyiapkan infrastruktur seperti akses jalan, dukungan regulasi, modal lahan dan sebagainya. "Kita tak mau hanya menjadi penonton saja, Karanganyar akan dikenal melalui De Tjolomadoe," katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI