Deklarasi Partai Kedaulatan Rakyat, Dana Berasal dari Hasil Gotong Royong

SOLO, KRJOGJA.com – Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) dideklarasikan di hotel Adiwangsa, Solo, Kamis (28/10/2021). Dalam pidato politiknya, yang dihadiri perwakilan dari Dewan Pimpinan Wilayah seluruh Indonesia baik yang hadir secara pribadi maupun mengikuti secara virtual, Tuntas Subagyo, Ketua Umum partai Kedaulatan Rakyat mengatakan, rakyat bukan menjadi budak di negeri sendiri.

“Sebab PKR harus berjalan di rel demokrasi yang menanamkan idealisme dan amanah, bahwa bangsa Indonesia harus berjiwa kesatria dan bangga atas hasil karya sendiri. Indonesa mandiri, tidak tergantung asing dan aseng” tegasnya yang disambut tepuk tangan meriah semua yang hadir.

Tuntas mengakui dimana PKR muncul dari bawah, terdiri dari orang-orang kecil, sehingga partai ini tidak ada tokoh besar maupun nasional. “PKR hadir untuk menyongsong pesta demokrasi yang bakal di gelar pada tahun 2024 mendatang. Sehingga di tahun politik 2024 bakal semakin seru, pasalnya partai-partai baru akan bermunculan,” paparnya.

Untuk berkiprah dalam kancah perpolitikan di Indonesia ini. PKR memang semula, merupakan gerakan massa Tikus Pithi Hanata Baris. Namun justru sekelompok massa yang dipimpin Tuntas Subagyo itu berubah haluan, menjadi partai politik. “Pendirian partai ini murni milik warga masyarakat biasa,  sehingga ini benar-benar partainya wong cilik,” tandasnya.

BERITA REKOMENDASI