Denda Keterlambatan Bayar Pajak Dihapus

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Badan Keuangan Daerah (BKD) Karanganyar mengeluarkan kebijakan relaksasi pajak untuk wajib pajak perorangan maupun badan usaha. Wajib pajak yang berutang tagihan mulai tahun 2013 sampai dengan 2021, tidak dipungut denda alias cukup membayar tagihan pokoknya saja.

Kebijakan tersebut berupa penghapusan sanksi administrasi atau denda pajak daerah. Kebijakan ini dibuat berdasarkan Keputusan Bupati Karanganyar Nomor 900/74 Tahun 2021 mengenai Penghapusan Sanksi Administrasi Pajak Daerah.

‘’Relaksasi pajak daerah yang diberikan Pemkab Karanganyar mayoritas menyasar pada wajib pajak PBB. Relaksasi ini berlaku bagi wajib pajak daerah baik perorangan maupun badan usaha. Harapannya dapat membantu meringankan beban masyarakat ditengah masa pandemi Covid-19 saat ini,” terang Kepala Badan Keuangan Daerah Karanganyar, Kurniadi Maulato Sabtu (09/10/2021).

Disampaian Kurniadi, penghapusan sanksi administrasi bagi wajib pajak tersebut memiliki batas waktu. Sehingga setelah rentang waktu tersebut, sanksi administrasi akan berlaku kembali.

‘’Penghapusan sanksi administrasi berlaku mulai 1 Oktober 2021 sampai 31 Desember 2021. Pembayaran pajak bisa dilakukan melalui aplikasi maupun melalui ATAM atau secara manual dengan mendatangi kantor pajak daerah atau juga bank yang ditunjuk,’’ terang Kurniadi. (Lim)

BERITA REKOMENDASI