Deteksi Dini Corona, Total 60.751 orang Ikuti RDT dan PCR

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Total sebanyak 60.751 orang telah mengikuti Rapid Diagnostic Test (RDT) dan Polymerase Chain Reaction (PCR). Rinciannya, 40.475 orang telah mengikuti RDT dan 20.276 orang menjalani PCR. Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo sengaja melakukan deteksi dini sebagai bagian dari pemetaan dan pencegahan penularan virus corona.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (29/12), mengatakan, deteksi dini sudah dilakukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo saat kali pertama virus corona ditemukan masuk di Sukoharjo. Kegiatan dilakukan dengan RDT dan PCR diikuti oleh sejumlah sasaran. Mereka diantaranya seperti tenaga medis, aparatur sipil negara (ASN), pihak terkait lain dan masyarakat umum.

Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui sampai dengan minggu lalu ada 40.225 orang mengikuti RDT dan pada minggu ini ada 250 orang mengikuti RDT. Jadi total keseluruhan ada 40.475 orang telah mengikuti RDT berasal dari berbagai wilayah di 12 kecamatan di Sukoharjo.
Tes lain juga digelar Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo berupa PCR. Data dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui sampai minggu lalu ada 19.418 orang mengikuti PCR dan minggu ini ada 858 orang. Jadi total keseluruhan ada 20.276 orang telah mengikuti PCR.

“RDT dan PCR digelar sebagai tindaklanjut deteksi dini sekaligus pencegahan penularan virus corona setelah sebelumnya diketahui ada kasus. Hasil dari tersebut diketahui ada yang positif dan banyak pula negatif virus corona,” ujarnya.

Peserta tes yang diketahui positif virus corona maka mereka wajib menjalani penanganan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo baik isolasi mandiri maupun rawat inap. Pasien baru boleh beraktivitas normal setelah dinyatakan sembuh oleh dokter.

BERITA REKOMENDASI