Dewan Minta Regulasi Minimarket Segera Dibuat

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN (KRjogja.com) – Kalangan legislatif Kabupaten Sragen meminta pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat membuat regulasi yang tegas terkait operasional minimarket. Hal ini mengingat masih adanya sejumlah minimarket waralaba belum berizin yang nekat beroperasi.

Ketua Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Sragen, Faturahman Kamis (04/08/2016) mengatakan, masih adanya minimarket tidak berizin yang nekat beroperasi menunjukkan bahwa pemkab tidak tegas menjalankan peraturan daerah (Perda). Sejumlah minimarket belum berizin yang nekat beroperasi di antaranya di Jalan Raya Tangen-Galeh, Kecamatan Tangen dan jalan RA Kartini, Kecamatan Karangmalang.

Menurut Faturahman, kalau pemkab berkomitmen melindungi pedagang kecil, mestinya minimarket yang tidak berizin harus segera ditutup. Bupati juga diminta konsisten tidak memberikan izin bagi minimarket baru.

Selain pembatasan izin, pemkab juga harus membuat regulasi yang jelas terkait jam operasional minimarket. Misalnya pembatasan operasional sampai pukul 24.00 WIB. "Kebijakan teknis seperti itu harus dibuat dan baru dikatakan pro dengan pedagang kecil. Tapi sampai sekarang tidak ada aturan itu," jelasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen Tatag Prabawanto menegaskan pihaknya sedang menggodog draf peraturan bupati (Perbup) yang mengatur regulasi tentang minimarket. Penyelesian aturan tersebut diserahkan kepada Dinas Perdagangan, Badan Perizinan Terpadu dan Penanamam Modal (BPTPM) dan Bagian Hukum Setda Sragen. (Sam)

BERITA REKOMENDASI