Di RailClinic, KAI Bagikan Kacamata dan Pengobatan Gratis

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Gerbong kereta api RailClinic di Stasiun Kemiri, Kebakkramat diserbu peserta didik SDN 01 Nangsri dan para lansia asal lingkungan sekitar stasiun, Selasa (6/8). Mereka mengakses layanan gratis milik PT KAI (Persero) tersebut, seperti perpustakaan, apotek, ruang penyuluhan, laboratorium dan poli kesehatan.

"Gerbongnya adem. Ada banyak buku dan bisa main di sini. Biasanya, naik kereta ke Jogja pakai pramex. Isinya cuman kursi, tidak seperti ini yang ada permainannya," kata Marco, siswa kelas IV SDN 01 Nangsri.

Ia bersama teman-temannya menyaksikan video edukasi di layar monitor komputer layar sentuh di gerbong perpustakaan. Terdapat enam unit komputer yang bisa diakses secara mudah. Perpustakaan juga menyediakan 750-an buku cerita dan pengetahuan umum. Petugas PT KAI di gerbong siap memandu para pengunjung cilik itu. Di gerbong lain, petugas poli mata membagikan kaca mata baca ke peserta didik usai mereka diperiksa dokter. 

Alat bantu melihat ini diterimanya cuma-cuma. Di Stasiun Kemiri, jajaran manajemen PT KAI Daops VI Yogyakarta mengajak masyarakat mengenal lebih dekat perkeretaapian. Mereka juga dipersilakan memeriksa kesehatannya di poli gigi, poli kebidanan hingga poli umum. Obat yang diberikan ke mereka tanpa dipungut biaya. Meski ruang gerbong terbatas, namun penataannya relatif sesuai fungsinya. Terdapat ruang tunggu pasien yang terpisah dari ruang tindakan.

Pejabat Humas PT KAI Daops VI Yogyakarta, Eko Budianto mengatakan, RailClinic yang dilaunching pada 2014 lalu, diapresiasi positif. Saat ini terdapat empat rangkaian yang beroperasi di Pulau Jawa, Sumatera Selatan dan Medan (Sumatera Utara).

“Dulunya (RailClinic) itu KRD (kereta rel diesel) yang melayani penumpang. Jadwalnya singgah di stasiun, tergantung kebutuhan. Dua hari lagi di Stasiun Sangkrah,” lanjut Eko.

Manager Operasional PT KAI Daops VI Yogyakarta, Fitriadi mengatakan seluruh awak, paramedis, dokter dan bidan disediakan khusus di RailClinic. Bahkan, memastikan perlengkapan medis yang dipasang di gerbong tidak membahayakan serta dirangkai sesuai kondisi gerak kereta api. (Lim)

BERITA REKOMENDASI