Di Sukoharjo, Pemudik Wajib Tunjukan Hasil Rapidtest Antigen dan Karantina

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRjogja.com – Pemkab Sukoharjo mewajibkan pemudik menunjukan surat keterangan sehat hasil rapidtest antigen dan dilakukan karantina selama lima hari. Pemudik yang tidak bisa menunjukan syarat tersebut maka wajib dikarantina selama 14 hari. Pengawasan juga akan diperketat hingga tingkat RT/RW sebagai antisipasi masuknya pemudik. Sebab dikhawatirkan banyak pemudik mencuri start sebelum Lebaran sudah mudik duluan.

Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Sabtu (17/4) mengatakan, Pemkab Sukoharjo mewaspadai ulah pemudik yang melakukan curi start dengan mudik lebih dahulu sebelum Lebaran. Hal ini rawan terjadi setelah pemerintah pusat menetapkan kebijakan larangan mudik Lebaran pada 6-17 Mei mendatang. Pemudik kemungkinan memilih mudik lebih dulu sebelum aturan tersebut diterapkan.

Pemkab Sukoharjo terkait hal tersebut kemudian membuat kebijakan daerah sendiri dengan melakukan upaya pencegahan dan penanganan. Bentuk pencegahan dilakukan dengan gencar melakukan sosialisasi ke masyarakat. Etik Suryani mengatakan turun langsung sendiri memberikan edukasi dan sosialisasi pada masyarakat untuk meminta kepada keluarga atau saudara dan termasuk warga itu sendiri untuk tidak mudik Lebaran. Hal itu dimaksudkan untuk meminimalisir pergerakan pemudik atau orang luar daerah masuk ke Sukoharjo. Sebab hal itu rawan menjadi penyebab penyebaran virus Corona.

Pemkab Sukoharjo juga memiliki kebijakan penanganan terkait mudik Lebaran dengan melakukan pengawasan ketat hingga tingkat RT/RW. Pemerintah desa, kelurahan dan kecamatan diminta aktif memantau pergerakan kedatangan pemudik di wilayahnya masing masing. Pemudik tersebut apabila sudah terlanjur datang maka wajib dicatat dan dilaporkan identitasnya ke Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo. Selain itu pemudik juga wajib menunjukan surat keterangan sehat hasil rapidtest antigen dan dilakukan karantina selama lima hari. Pemudik yang tidak bisa menunjukan syarat tersebut maka wajib dikarantina selama 14 hari.

Kebijakan surat keterangan sehat hasil rapidtest antigen sudah disosialisasikan Pemkab Sukoharjo ke petugas terkait. Hal ini dijadikan pegangan saat melakukan kegiatan pencegahan penyebaran virus Corona dengan sasaran pemudik.

Petugas nantinya juga akan meminta pada pemudik menjalani karantina ditempat yang sudah disediakan. Hal itu dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan pemudik apabila terpaksa sudah terlanjur datang di Sukoharjo.

“Jangan sampai kecolongan terjadi penyebaran virus Corona karena pemudik. Pemerintah desa, kelurahan dan kecamatan sudah saya minta aktif. Pengawasan juga dilakukan hingga tingkat RT/RW,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI