Didemo Warga, Kadus Ngelosari Karanganyar ‘Ngumpet’ di Mapolsek

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Puluhan warga Dusun Ngelosari, Desa Sambirejo, Kecamatan Jumantono menuntut mundurnya Sugiyatmo dari jabatan kadus. Mereka menyampaikannya melalui unjuk rasa di depan kantor desa setempat, Rabu (27/3).

“Kami kepingin Desa Sambirejo ayem tentrem. Tapi terusik gara-gara Kadus Ngelosari, Sugiyatmo bertindak tidak adil. Selain tidak netral saat pilkades, dia juga mengesampingkan aspirasi warganya. Dana pembangunan tidak transparan,” kata koordinator aksi unjuk rasa, Paryono kepada wartawan.

Puluhan pengunjuk rasa membentangkan poster kertas dan MMT berisi penolakan Sugiyatmo. Mereka menginginkan ia dipecat saja. Sejumlah anggota Polsek dan Koramil ikut menjaga area tersebut. Tampaknya, aparat keamanan telah mengantisipasi terjadi ricuh dengan mengamankan terlebih dulu Sugiyatmo ke Mapolsek. Sedangkan perwakilan pengunjuk rasa dipersilakan beraudiensi dengan forkopimcam di kantor desa.

Lebih lanjut dikatakan Paryono, warga siap menyeret Sugiyatmo ke jalur hukum. Mereka memiliki data selisih anggaran dan realisasi belanja pembangunan talud jalan sepanjang 125 meter di Dukuh Bayas pada 2018. Para pengunjuk rasa mendesak pemerintah merespons tuntutannya maksimal 1 Mei mendatang.  

“Hasilnya belum sempurna. Anggaran Rp 50 juta, realisasi enggak segitu. Sedangkan prasastinya tercantum Rp 40 juta,” kata warga lain, Wardoyo.

Camat Jumantono, Sundoro Budi Karyanto usai audiensi mengatakan berbagai keluhan disampaikan pengunjuk rasa. Secara kelembagaan, Sugiyatmo akan dibina. (Lim)

BERITA REKOMENDASI