Diduga dari Klaster Gedung Badminton, Belasan Warga Desa Gaum Positif Covid-19

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Belasan warga Desa Gaum, Tasikmadu terkonfirmasi positif Covid-19. Penyebaran virus terdeteksi dari aktivitas olahraga di gedung badminton.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar, Purwanti mengatakan kasus Covid-19 di Desa Gaum paling kentara dibanding penularan di desa/kelurahan di 16 kecamatan lainnya.

“Di Gaum itu klaster kontak erat. Mereka yang terkonfirmasi positif sering badminton kemudian nongkrong bareng. Dari seorang yang positif, ternyata kontak erat dengan belasan teman-teman main bandinton. Setelah ditracking, teman-temannya positif,” katanya kepada KR, Sabtu (22/8). Awalnya, seorang diantaranya diduga tertular istrinya yang berprofesi tenaga kesehatan (nakes).

Per Jumat (22/8), 56 warga Karanganyar positif Covid-19. Sebanyak 40 diantaranya isolasi mandiri dan 16 lainnya rawat inap di RS.

“Jadi, ada seorang bidan kena Covid-19. Ia sebenarnya sudah sembuh lama. Suaminya hobi badminton. Nah, belakangan ia juga kena Covid-19. Dalam rangka tracking, semua yang kontak erat diswab. Dari klaster kontak erat itu, ada dua yang kini dirawat inap di RS. Sedangkan lainnya OTG isolasi mandiri,” katanya.

Sementara itu Kades Gaum, Edi Susanto mengatakan seluruh aktivitas melibatkan kerumunan tidak diizinkan usai belasan warganya positif Covid-19. Larangan itu meliputi pengajian, lomba dalam rangka menyambut HUT RI ke-75 hingga hajatan pernikahan.

“Keluar rumah wajib pakai masker. Yang positif dan keluarganya isolasi mandiri. Semua kebutuhan selama karantina dipenuhi pemerintah,” katanya.

BERITA REKOMENDASI