Dikejar Utang, Suwarno Gantung Diri

Editor: Ivan Aditya

KARANGANYAR, KRJOGJAcom – Diduga depresi ditagih utang, warga Dukuh Wonorejo Rt01/Rw XIII Desa Alastuwo Kebakkramat, Suwarno (35) memilih bunuh diri, Senin (29/03/2021). Tubuhnya ditemukan tergantung dengan leher terjerat kain mori warna putih.

Kapolsek Kebakkramat AKP Agus Raino mengatakan korban dibawa puskesmas setempat untuk diperiksa. Hasil visum menunjukkan kematiannya bukan akibat kekerasan.

Seuntai kain mori warna putih ditemukan menjerat lehernya. Ia gantung diri di usuk yang terbuat dari baja ringan di dalam tempat usaha di rumahnya.

“Awalnya istri korban ke tempat kerja suaminya. Korban adalah tukang servis lampu. Istri berniat menberikan dompet dan ponselnya yang tertinggal di rumah,” katanya.

Sesampainya di tempat kerja, korban tidak ada. Lalu istri korban pulang dan sesampai di rumah sang suami juga tidak ada, ia lalu mencari di tempat usaha depan rumah.

“Di sana pintu terkunci. Ia dan saksi lainnya mendobrak pintu karena curiga korban di dalamnya. Saat pintu terbuka, korban ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dan tergantung menggunakan kain mori,” tambahnya.

Saat melihat suaminya meninggal dalam keadaan gantung diri, istri langsungteriak histeris. Warga segera melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Kebakkramat.

“Korban juga menunjukkan tanda-tanda fisik saat gantung diri. Jadi dinyatakan memang murni bunuh diri. Saat ini jenazah sudah diserahkan ke keluarga dan tidak dilakukan autopsi karena pihak keluarga menolak dan sudah membuat surat pernyataan,” kata Kapolsek.

Berdasarkan keterangan keluarga, korban mengalami depresi. Ia kebingungan cara melunasi utangnya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI