Dikurangi, BPNT Hanya UntukBeras dan Telor

SOLO, KRJOGJA.com – Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang didistribusikan kepada keluarga miskin, hanya dapat dibelanjakan untuk dua komoditas, masing-masing beras dan telor. Padahal, program bantuan pangan yang diinisiasi Kementerian Sosial ini, semula dapat digunakan untuk membeli beberapa komoditas diantaranya, masing-masing, beras, telor, gula, minyak goreng, tepung, dan susu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Yuslistyanto, Selasa (30/01/2017) menjelaskan pembatasan komoditas merupakan kebijakan dari pemerintah pusat sehingga perlu sosialisasi ulang kepada keluarga penerima manfaat guna menghindari kemungkinan kesalahpahaman. 

Dia tidak mengetahui secara persis alasan penyusutan jumlah komoditas tersebut, sebab seluruh kebijakan, termasuk penentuan data keluarga penerima manfaat, ditangani pemerintah pusat.

"Pada prinsipnya, BPNT tidak boleh dicairkan dalam bentuk uang tunai. Semisal keluarga penerima manfaat selam satu bulan hanya melakukan transaksi elektronik senilai Rp 90 ribu, sisa bantuan sebesar Rp 20 ribu terakumulasikan dalam rekening yang bersangkutan, dan dapat dibelanjakan pada bulan-bulan berikutnya. Jadi, sisa Rp 20 ribu tersebut tidak boleh dicairkan secara tunai, misalnya dalam bentuk kembalian sisa belanja," jelas Budi.

Budi menjelaskan Pemkot Solo tengah melakukan sosialisi BPNT tahun 2018 yang dijadwalkan mulai didistribusikan pada Februari depan, hingga tingkat kelurahan. Sosialisasi lebih ditekankan pada mekanisme pembelanjaan, baik jenis komoditas maupun lokasi e-Warong serta agen-agen resmi. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI