Dilantik, Pak Beye Langsung Tancap Gas Dalam Hitungan Jam

SOLO (KRjogja.com) – Hanya dalam hitungan jam setelah dilantik, Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Yulistianto, langsung tancap gas menjalankan tugas pada pos baru. Dilantik Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, Jumat (23/9/2016) pukul 10.00, tiga jam kemudian, mantan Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset (DPPKA) ini harus memimpin rapat beragenda menyempurnakan Struktur Organisasi Tata Kerja (SOTK) baru yang mulai diberlakukan awal tahun 2017.

Tidak ada waktu lagi untuk menyesuaikan diri dengan tugas-tugas atau lingkungan di pos jabatan baru, tegas Walikota Solo, FX Hadi Rudyatmo, sebab pekerjaan sudah menumpuk terkait posisi tersebut selama tujuh bulan dijabat seorang pelaksana Tugas (PlT) dengan kewenangan terbatas. Dalam satu atau dua pekan ke depan, tambahnya, menjawab wartawan usai acara pelantikan di Balaikota, Jumat (23/9/2016), SOTK baru lengkap dengan uraian Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mesti dituntaskan.

Begitu urusan SOTK selesai, tugas penting lain sudah menunggu, yakni penyusunan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017. Bahkan dalam waktu bersamaan, Sekda Budi Yulistianto yabng akrab disapa Pak Beye, harus menyiapkan personal untuk mengisi pos-pos jabatan sesuai SOTK baru yang dipastikan diikuti dengan mutasi besar-besaran.
"Tugas berikutnya, menyusun Rancangan APBD 2017, selain pula tugas-tugas rutin keadministrasian lain, sehingga sejak dilantik mesti tancap gas dengan kecepatan penuh," jelasnya.

Di sisi lain, menjawab pertanyaan pengisian pos Kepala DPPKA yang ditinggalkan Budi Yulistianto, pria bersapaan akrab Rudy itu, langsung pula menunjuknya sebagai pelaksana tugas. Banyak pertimbangan Budi Yulistianto harus merangkap jabatan sebagai PLt Kepala DPPKA, terutama menjaga kesinambungan program dan tugas yang terkait dengan keuangan. (Hut)
 

BERITA REKOMENDASI