Dinas Pangan Sukoharjo Gelar Bazar Bahan Pangan Murah Tiap Jumat

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Masyarakat sekarang bisa membeli bahan pangan dengan harga murah yang rencananya akan digelar rutin setiap hari Jumat. Kegiatan digelar dalam bazar pangan murah oleh Pemkab Sukoharjo dengan melibatkan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Kelompok Wanita Tani (KWT). Sebagai rintisan kegiatan sudah dilaksanakan di halaman kantor Dinas Pangan Sukoharjo Jumat (29/3).

Kepala Dinas Pangan Sukoharjo Sriyono mengatakan, Dinas Pangan mempunyai unit kegiatan berupa Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM) bergerak untuk membantu penyediaan berbagai usaha dan stok pangan baik untuk daerah maupun masyarakat. Dalam kegiatannya LUPM melibatkan Gapoktan dan KWT disemua wilayah di Sukoharjo. Hal itu dimaksudkan karena merekalah pelaku yang mampu menghasilkan berbagai bahan pangan seperti padi dan sayuran.

LUPM sudah bergerak menghasilkan banyak bahan pangan langsung dari petani dan selanjutnya disimpan sebagai stok. Melimpahnya hasil panen baik dari petani dan KWT membuat mereka harus segera menjualnya agar tidak mengalami kerugian akibat terjadinya kerusakan barang. Selain itu juga agar bisa menghasilkan uang untuk menggerakan roda perekonomian.

Salah satu bentuk kegiatan penjualan hasil panen dan produk dari Gapoktan dan KWT maka Pemkab Sukoharjo melalui Dinas Pangan membantu memfasilitasi mereka dalam bazar. Kegiatan tersebut sengaja digelar tidak hanya membantu Gapoktan dan KWT saja namun juga Pemkab Sukoharjo dan masyarakat.

"Bazar ini perdana dan rencananya akan digelar rutin setiap hari Jumat. Pada kegiatan ini akan disediakan berbagai produk bahan pangan dari Gapoktan dan KWT sehingga mereka bisa menjual hasil panen dan mendapatkan keuntungan. Disisi lain masyarakat juga diuntungkan karena bisa mendapat bahan pangan berkualitas dengan harga murah," ujarnya.

Bahan pangan yang disediakan dalam kegiatan bazar semua dalam kondisi segar karena baru saja dipanen. Selain itu harga jual juga murah dan tidak melebihi pasar. Sebab dari Pemkab Sukoharjo sendiri sudah memberikan mengenai aturan penjualan.

Dinas Pangan Sukoharjo terus berusaha membantu penyediaan bahan pangan dengan pembinaan dan pendampingan kepada gapoktan dan KWT. Mereka menjadi motor penggerak dan sangat penting tidak hanya menyediakan namun juga berinovasi.

"Seperti KWT dimana mereka merupakan kelompok wanita di satu wilayah diberdayakan sebagai petani untuk menanam berbagai jenis bahan pangan. Hasilnya bisa digunakan sendiri oleh anggota maupun dijual," lanjutnya.

Sistem penanaman tanaman pangan oleh KWT juga tidak memerlukan lahan luas. Namun cukup dengan pemanfaatan tempat kecil tapi mampu menghasilkan banyak manfaat dan hasil panen. 

Penanaman tanaman pangan dilakukan KWT seperti menggunakan media polybag, pot dan lainnya. Tanaman yang ditanam juga bervariasi seperti cabai, terong, tomat dan lainnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI