Dishub Sukoharjo Terapkan Pembatasan Jarak Kendaraan Bermotor

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Pembatasan jarak antar kendaraan bermotor dilakukan dengan membuat garis batas disejumlah trafficlight. Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo menerapkan sistem tersebut saat pandemi virus corona. Jagak jarak tersebut diterapkan dimulai dari wilayah kota Sukoharjo sebagai bentuk pencegahan penyebaran virus corona ditengah penerapan status kejadian luar biasa (KLB).

Plt Kepala Dinas Perhubungan Sukoharjo Toni Sri Buntoro, Selasa (10/6) mengatakan, protokol kesehatan virus corona ikut diterapkan di jalan raya dengan melakukan pembatasan jarak antar kendaraan bermotor di trafficlight. Bentuk pembatasan dilakukan Dishub Sukoharjo dengan membuat garis batas bagi kendaraan bermotor saat berhenti.

Pembuatan batas garis tersebut dibuat layaknya circuit grade dalam ajang balap motor Moto GP. Sistem baru tersebut harus dilaksanakan pengguna kendaraan bermotor. Hal itu dimaksudkan sebagai usaha mencegah penyebaran virus corona.

Pada tahap pertama Dishub Sukoharjo menerapkan pembatasan jarak antar kendaraan bermotor di tiga titik trafficlight. Lokasi tersebut berada di trafficlight kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Sukoharjo, trafficlight Pemkab Sukoharjo dan trafficlight Tugu Adipura Simpang Lima Sukoharjo Kota.

Karena masih menjadi hal baru maka Dishub Sukoharjo menerjunkan anggota untuk melakukan sosialisasi. Penerapan wajib dilakukan masyarakat saat melintas demi menjaga jarak aman antar pengguna jalan.

“Pembatasan jarak antar kendaraan bermotor menjadi sistem baru berlalulintas di Sukoharjo ditengah pandemi virus corona khususnya ditiga titik trafficlight,” ujarnya.

BERITA REKOMENDASI