Dispendukcapil Urungkan Layanan Lebaran

SOLO,KRJOGJA.com – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Solo, akhirnya mengurungkan rencana membuka layanan administrasi kependudukan (adminduk) selama musim libur Lebaran.  Pasalnya, masa cuti Lebaran, akan dimanfaatkan petugas Teknologi Informasi (TI) untuk pemeliharaan server, selain pula pusat data di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), juga dimatikan bagi kepentingan serupa.

Kepala Bidang (Kabid) Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Dispendukcapil, Ing Ramto, menjawab wartawan, di Balaikota, Kamis (22/6/2017) mengungkapkan, layanan adminduk tidak mungkin dapat dilakukan, tanpa koneksi jaringan komputer di seluruh Indonesia. Layanan rekam data Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), misalnya, begitu petugas Dispendukcapil Solo memasukkan data diri warga, akan langsung terkoneksi ke pusat server di Kemendagri. Karenanya, kalaupun Disepndukcapil Solo tetap membuka layanan adminduk selama musim libur Lebaran, dinilai tidak efektif.

Selama misum lbur Lebaran, Dispendukcapil semula memang tetap memberikan layanan adminduk dengan sistem piket, untuk memfasilitasi warga yang ingin memanfaatkan momentum pulang kampung untuk mengurus dokumen kependudukan. Kondisi riil di lapangan menunjukkan, masih banyak warga belum melakukan rekam data e-KTP, karena yang bersangkutan merantau di luar kota, sehingga upaya layanan jemput bola ke rumah warga pun tak membuahkan hasil maksimal.

Saat Lebaran, tentunya mereka pulang kampung, ujar Ramto, sehingga Dispendukcapil berniat memfasilitasi mereka untuk mengurus dokumen kependudukan. Hanya saja, hal itu itu diurungkan karena persoalan teknis jaringan komputer yang diistirahatkan untuk menjalani pemeliharaan. Meski begitu pihaknya membuka layanan khusus selama beberapa hari sebelum dan sesudah Lebaran tanpa batasan antrean. "Ini sekaligus untuk mengantisipasi lonjakan permohonan layanan adminduk yang biasanya terjadi seusai libur Lebaran," jelasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Budi Yulistianto, mengisyaratkan, pada hari pertama kerja usai cuti Lebaran, Dispendukcapil memberikan layanan secara penuh tanpa batasan apapun. Bahkan jika perlu, jam operasional diperpanjang, jika memang saat itu masih banyak warga memerlukan layanan adminduk.

Sedangkan layanan publik di kecamatan dan kelurahan, terutaam jenis pelayanan yang terkait dengan kesehatan, menurut Budi, tetap disiagakan dengan sistem piket. Jangan samapi terjadi, masyarakat kesulitan memperoleh layanan publik terutama kesehatan saat libur Lebaran, karena Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) tutup.(Hut)

 

BERITA REKOMENDASI