Disperindagkop Pantau Distribusi Elpiji ‘Melon’

WONOGIRI (KRjogja.com) – Dalam upaya mengantisipasi terjadi salah sasaran distribusi yang memicu kelangkaan gas elpiji, Kepala Disperindagkop UMKM Wonogiri melakukan pantauan di sejumlah wilayah kecamatan, Jumat (09/09/2016). Di sisi lain, Pemkab sudah mengajukan penambahan pasokan gas bersubsidi tersebut  secara fakultatif.

"Di beberapa wilayah timur seperti Girimarto dan Sidoharjo, pasokan gas relatif stabil sehingga tidak kelangkaan atau gejolak di pasaran," ungkap Kepala Disperindagkop UMKM Ir Guruh Santoso MM.

Menurut dia, sejak Mei lalu pasokan gas elpiji bersubsidi 3 kiloan di daerah Wonogiri sudah bertambah.  Jika jatah selama bulan Mei lalu  ada 478.350 tabung, sedangkan pasokan pada Juli 2016 meningkat hingga  524.580 tabung. 
"Kalau nanti dari hasil pantauan kami ini beberapa konsumen melalui  kalangan agen (distributor)  memang minta penambahan pasokan ya kami akomodir akan segera diusulkan ke gubernur dan Pertamina (Hismawa Migas)," kata Kadisperindagkop-UMKM.

Diakui Guruh, jika saat ini ada sejumlah konsumen yang kesulitan mendapatkan gas karena terjadi keterlambatan di sektor armada angkutan truk pengangkut.  Stok, ujar dia, aman atau stabil tapi karena antrean armada keluar dari SPBE (Stasiun Penjualan Bahan Bakar EPJ) sudah siang sehingga komuditas itu samapi di tangan konsumen otomatis lebih siang lagi bahkan bisa sore. (Dsh)

 

   

BERITA REKOMENDASI