Doa dan Ziarah Makam KGPAA Mangkoenagoro VI

SOLO, KRJOGJA.com – Berbagai prosesi dalam rangka memperingati Surat Perintah Sebelas Maret (Supersemar) diantaranya doa dan  ziarah ke makam Presiden Soeharto di Astana Giri Bangun  dan ke makam KGPAA Mangkoenagoro VI di Astana Oetara Solo berjalan khidmad dan lancar. 

Peserta ziarah dan napak tilas dari berbagai komponen masyarakat Solo Raya juga beberapa jendral purnawirawan seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Djoko Santoso , Jenderal (Purn) George Toisutta mantan  Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), mantan Wakil Aspers KSAD Brigjen (Purn) Sarining Setyo Utomo dan beberapa jendral purnawirawan lainnya.

Ketua Gerakan Moral Rekonsiliasi Indonesia (GMRI) Eka Sapta Wijaya alias Eka Galgendu , Minggu  (11/3/2018) kepada wartawan mengatakan pemegang mandat Supersemar waktu itu Pangkostrad Jendral Soeharto sesuai sejarah telah berhasil menata negara Indonesia baik ekonomi, sosial , budaya, politik dan keamanan. 

"Semangat Supersemar yang berhasil membuat Indonesia bangkit dari keterpurukan ekonomi, kini menjadi pemicu bagi warga masyarakat untuk membangkitkan perekonomian baik di desa maupun perkotaan,"ujar Eka Galgendu.

Eka Galgendu dan rombongan juga sempat blusukan di Pasar Nusukan, Solo, menurut Eko dari hasil blusukan ke pedagang kecil itu muncul ide untuk membantu pemasaran barang dan komoditi yang dijual para pedagang. 

"Kami mulai yang kecil dahulu, dengan membantu menciptakan iklim berusaha yang kondusif. Kami wacanakan untuk menggelar hari bebas berkendaraan (car free day) misal di depan Pasar Nusukan pada hari Minggu, pedagang selain didorong untuk kreatif mengemas dagangannya, masyarakat calon pembeli juga kita dorong untuk memilih beli di pasar tradisional termasuk pasar car free day, dari pada belanja di mall atau pusat perbelanjaan modern."ujar Eko.-(Hwa)

BERITA REKOMENDASI