Dorong Pemenuhan P-IRT, Pemkab Berikan Kemudahan

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pemkab Karanganyar mendorong pendaftaran sertifikat izin pangan industri rumah tangga (P-IRT) bagi UKM kuliner. Kemudahan mendapat sertifikat itu bagi 40 wirausahawan tiap tahun merupakan stimulasi efektif.

“Dijatah 40 pendaftar P-IRT mendapat kemudahan dan pelatihan, fasilitasi, pembimbingan terpola dan penerbitan P-IRT gratis. Mereka kami bawa ke industri rumah tangga yang sudah menerapkan standar mutu kualitas higienis. Salah satunya industri keripik buah dan dodol apel di Malang,” kata Kepala Bidang Penanaman Modal Perindustrian dan ESDM Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DTMPTSP) Karanganyar, Dwi Sapto Haji kepada wartawan, Minggu (10/12/2017).

Penting diketahui, P-IRT harus dimiliki pengusaha industri makanan dan minuman skala rumah tangga supaya produknya dapat lebih diterima oleh retail besar seperti mal, supermarket dan agen grosir.  Beberapa produsen camilan asal Karanganyar memiliki izin ini, yakni Getuk Semar dan Brownies Cinta. Namun masih banyak industri rumah tangga belum memilikinya.

“Industri rumah tangga yang wajib memiliki P-IRT adalah memiliki pekerja banyak, tempat luas, dan bahan baku banyak. Tetapi bukan berarti industri rumah tangga kapasitas kecil tidak perlu memiliki P-IRT atau tidak menerapkan standar kesehatan pangan,” katanya.

Terkait kemudahan mendapatkan P-IRT, Pemkab berusaha membuka faktor penghambat pariwisata dan kuliner di Karanganyar. Jumlah perusahaan yang diberi kemudahan dan fasilitas pelatihan terbatas, mengingat minimnya ketersediaan anggaran di bidang itu.

“Dengan produk dari perusahaan yang berlabel P-IRT, konsumen maupun distributornya lebih yakin. Tentunya, pariwisata di Karanganyar juga terdongkrak. Banyak oleh-oleh di sini, yang direkomendasi pemerintah. Aman dan sehat dikonsumsi serta harganya wajar,” katanya.

Wakil Bupati Karanganyar, Rohadi Widodo mengatakan banyak makanan khas Bumi Intanpari makin moncer. Mulai dari buah-buahan sampai makanan kemasan. Dalam hal ini, Dinas Perdagangan bertugas mendampingi para produsen rumah tangga itu dalam memenuhi syarat pengajuan P-IRT.

“Standar kualitas rasa dan pengemasan itu penting. Sebab masih banyak makanan unggulan di Karanganyar tidak tahan sehari. Bentuknya juga harus menarik,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI