DPRD Pacitan Belajar Pembukaan Pariwisata Normal Baru di Karanganyar

“Kami memiliki garis pantai 70 KM lebih. Banyak pemandangan menakjubkan di sana. Obyek wisata pantai dan gua menjadi andalan. Namun sekarang, yang baru dibuka hanya delapan pantai saja di Pacitan. Berbeda sekali dengan Karanganyar yang memiliki Tawangmangu di lereng Lawu. Belum dibuka saja, saya menyaksikan di sosmed, pengunjung sudah berjubel sampai membuat jalan raya macet parah,” katanya.

Menurutnya, Pacitan dengan Karanganyar memiliki karakteristik sangat berlainan. Termasuk sajian obyek pariwisatanya.

Ketua Komisi II DPRD Pacitan Ronny Wahyono mengatakan sejumlah obyek wisatanya riskan dikunjungi selama pandemi, terutama gua. Sedangkan wilaya pantainya belum seluruhnya dibuka. “Kami ingin sharing tentang pengelolaan wisata maupun kebijakan daerahnya,” katanya.

Asisten II Sekda Karanganyar, Agus Cipto Waluyo mengatakan pentingnya pengelola obyek wisata menjamin keamanan, kesehatan dan kenyamanan para pengunjung. Selama tatanan normal baru, tiga hal tersebut perlu lebih dipertegas. Pemda telah menerbitkan SE bupati terkait penerapan protokol kesehatan. Sanksi tegas dijatuhkan bagi pelaku usaha pariwisata yang mengabaikannya.

“Di Karanganyar terdapat sekitar 60 obyek. Namun bagi wahana air, belum diizinkan buka. Kami masih mendalami apakah itu aman terutama kaitannya penularan penyakit,” katanya. (Lim)

BERITA REKOMENDASI