DPUPR Sukoharjo Tetap Lanjutan Tahapan Pembangunan JLT

Editor: KRjogja/Gus

DPUPR Sukoharjo terkait anggaran pembebasan lahan pembangunan JLT tidak bisa berbuat banyak karena adanya pemangkasan. Sebab anggaran tersebut dipangkas untuk kegiatan lebih penting lain yakni penanganan virus corona.

“Anggaran pembebasan lahan pembangunan JLT yang ada sekarang tinggal Rp 30 miliar dimaksimalkan. Memang kurang dari anggaran sebelumnya, kekurangan itu akan kita minta tambahan lagi setelah pandemi virus corona berakhir,” lanjutnya.

Kasi Pertanahan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo Burhan Surya Aji mengatakan, lahan yang akan digunakan pembangunan sudah pasti. Dalam arti telah diketahui setelah diteken Bupati Sukoharjo. Surat resmi tersebut sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Bupati nomor 590/16 Tahun 2020.

DPUPR Sukoharjo setelah mengetahui lahan yang akan digunakan pembangunan JLT maka langsung fokus pada rencana pembebasan lahan. Sebab lahan tersebut kepemilikannya dimiliki oleh berbagai pihak mulai dari perorangan, lembaga dan lainnya.

Lahan yang akan digunakan dalam pembangunan JLT seluas 21,07 hektar mulai dari Desa Plesan, Kecamatan Nguter hingga Desa Bendosari, Kecamatan Bendosari. Pembangunan jalan tersebut nantinya akan dikerjakan menunggu penyelesaian pembebahan lahan terlebih dahulu.

BERITA REKOMENDASI