Draf PTNBH UNS Disepati 4 Kementerian

Editor: Agus Sigit

SOLO, KRJOGJA.com – Proses Universitas Sebelas Maret ( UNS) Solo untuk menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) masih terus berjalan. Terakhir draf RPP UNS sebagai PNBH dan Statuta UNS sudah disepati empat kementerian dalam Pembahasan Antar Kementerian (PAK).

Dalam PAK dihadiri wakil dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian PAN RB, Kementerian Keuangan serta Kementerian Seknek. “Tahapan berikutnya draf akan dikirim ke Kementerian Hukum dan HAM untuk harmonisasi,” jelas rektor UNS Prof Dr Jamal Wiwoho, Senin, (9/3).

Kalau harmonisasi sudah dilakukan, draf baru dibawa ke Presiden untuk diterbitkannya RPP. “Kalau ditanya kapan, kami kepastiannya tidak tahu. Bisa cepat bisa lambat. Tapi kalau melihat gelagat dari kementerian bisa cepat. Karena tahun ini dirancang untuk 6 PTNBH baru.”

Menurut Prof Jamal, tiga diantaranya sudah siap yakni UNS, Brawijaya dan Andalas. Ketiganya sudah cukup lama disiapkan dan diprogram kementerian. Yang menarik dalam PAK pekan lalu adalah disepakatinya karyawan UNS tetap berstarus PNS. Jadi bukan karyawan UNS.

Prof Jamal mengaku lega dengan diterimanya tetap berststus PNS. Diakui tentang ststus kekaryawan duli memang alot. Tapi sekarang sudah selesai tingga menunggu keputusan Presiden.

Dalam Permendikbud yang baru, parameter untuk menjadi PTNBH lebih ringan daripada Permendikbud 88 tahun 2014. Prof Jamal menilai pada 2020 lebih sederhana. Dicontohkan dulu institusi harus terakreditasi A. Sekarang tidak disebutkan. Secara hukum jika tidak disebutkan, tidak wajib. Yang disebutkan hanya akreditasi program studi, 60 persen A . Dulu 80 persen A dan 50 persen dosen harus doktor.-(Qom)

UNS

BERITA TERKAIT