Dua Begal Dibekuk Usai Rampas dan Tusuk Korban

Editor: Ivan Aditya

SRAGEN, KRJOGJA.com – Jajaran Polres Sragen membekuk dua begal yang kedapatan merampas HP milik seorang mahasiswa. Modusnya, komplotan begal ini berpura-pura berkenalan dan minta diantar ke suatu tempat.

Namun di tengah jalan kemudian malah memeras korbannya untuk menyerahkan barang berharga. Tak hanya itu, pelaku juga tega menusuk korban dengan gunting hingga mengancam akan menembak korban.

Kedua pemuda begal itu, Dimas Bayu Kuncoro (18) asal Dukuh Sidoharjo RT 08, Desa Musuk, Kecamatan Sambirejo, Sragen dan Prasetyo Tri Wibowo alias Pasio (21) warga Jl Aipda KS Tubun 56 RT 2/20, Kelurahan Sragen Kulon, Kecamatan/Kabupate Sragen. Keduanya berkomplot memeras mahasiswa, Muhammad Nur Sidik (20) asal Dukuh Tengklik RT 12/12, Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Kasus itu digelar dalam konferensi pers di Mapolres Sragen, Rabu (25/8/). Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi mengatakan aksi sadis itu terjadi sekitar pukul 22.00 WIB. Kronologinya bermula saat kedua tersangka mencari mangsa dengan menyambangi Waduk Kembangan di Desa Mojorejo, Kecamatan Karangmalang, Sragen.

Keduanya berboncengan dengan sepeda motor Honda Vario. Sesampai di waduk, mereka bertemu dengan korban yang malam itu bersama tiga rekannya. “Awal mulanya korban berkenalan dengan dua orang tersangka di Waduk Kembangan. Kemudian langsung meminta diantar ke Gedung SMS di Sragen,” papar Kapolres di hadapan awak media.

Kemudian sesampai di gedung SMS, tersangka Dimas berpura-pura meminta tetring ke HP korban karena alasan kuotanya habis. Korban kemudian mengeluarkan HP miliknya. Saat itulah, tersangka Dimas yang sudah menyiapkan rencana jahat, langsung menggertak korban pakai senjata taring babi. Ia langsung meminta korban menyerahkan HP dan barang berharga yang dimiliki.

Karena takut korban kemudian melepaskan kalung stainless yang dikenakannya. Namun saat tersangka mau meminta HP, korban nekat melawan. Korban berhasil menendang kemudian mengunci tersangka Dimas. Melihat temannya terjepit, tersangka Prasetyo makin nekat kembali menusuk korban dengan taring babi sembari mengancam akan menembak korban.

Prasetyo kemudian menusuk korban pakai gunting berkali-kali ke arah korban. “Kemudian tersangka Prasetyo menusuk pakai gunting berkali-kali kena punggung hingga mengalami luka,” terang Kapolres.

Karena korban berteriak, pelaku akhirnya kabur hanya membawa kalung stainless milik korban. Sedangkan HP dan benda lainnya milik korban berhasil diselamatkan setelah korban berhasil lari sambil teriak minta tolong. “Meski kerugian hanya Rp 23.000, tapi ini sebuah upaya kejahatan dengan kekerasan. Karena korbannya manusia, jadi untuk menjadi perhatian penting,” urai Kapolres.

Para tersangka berhasil ditangkap di rumah mereka masing-masing. Saat ini keduanya diamankan di Mapolres dengan barang bukti HP dan sepeda motor yang digunakan sebagai sarana kejahatan. “Tersangka kita jerat dengan pasal 365 ayat 1 KUHP dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara,” tandas Kapolres. (Sam)

BERITA REKOMENDASI