Dua Blok Kosong Rusunawa Joho Ditawarkan Pada Masyarakat

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Sebanyak 48 kamar kosong di Rumah Susun Sederhana Sewa (rusunawa) Joho blok C – D resmi ditawarkan ke masyarakat. Penawaran dilakukan sebagai bagian dari pengisian mengingat sampai sekarang masih kosong setelah sebelumnya dilakukan perbaikan.

Kabid Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo Sarwidi, Senin (14/5) mengatakan, sudah memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Bahkan desa, kelurahan dan kecamatan juga sudah mendapatkan surat pemberitahuan resmi. Dengan langkah tersebut diharapkan pengisian kamar kosong didua blok Rusunawa Joho tersebut bisa segera terealisasi.

Dari enam blok Rusunawa Joho yang dimiliki Pemkab Sukoharjo hanya blok C – D saja yang sampai sekarang masih kosong. Sebab sebelumnya tidak ditawarkan ke masyarakat mengingat sempat dipinjam pakai oleh Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) untuk berkantor sementara sambil menunggu pembangunan kantor baru.

Setelah selesai dipinjam Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo juga tidak langsung menawarkannya ke masyarakat. Melainkan masih melakukan pembenahan disejumlah bagian karena ditemukan kerusakan. Selain itu juga dalam rangka perawatan rutin tahunan dilakukan pengecatan ulang.

“Dua blok Rusunawa Joho sebelumnya dipakai sementara sebagai kantor Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo sekarang sudah kosong dan siap dilakukan penghunian dan kami tawarkan ke masyarakat,” ujar Sarwidi.

Sistem penawaran kepada masyarakat sebagai penghuni Rusunawa Joho Blok C-D akan dilakukan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Sukoharjo dengan mengirim surat ke desa, kelurahan dan kecamatan. Selanjutnya para kepala desa, lurah dan camat diminta memberikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat khususnya warga miskin sudah berkeluarga yang belum memiliki rumah.

Penawaran tersebut dilakukan menyesuaikan dengan aturan dimana penghuni Rusunawa Joho harus ditawarkan lebih dulu kepada warga asli Sukoharjo. Apabila setelah dilakukan penawaran sampai tiga kali tidak ada respon maka baru ditawarkan ke warga luar daerah.

“Dari pengalaman sebelumnya saat dilakukan penawaran ke masyarakat Sukoharjo mereka enggan mendaftar dan tinggal di Rusunawa. Sebab kebiasaan orang Sukoharjo ingin tinggal di rumah perkampungan yang luas,” lanjutnya.

Rusunawa Joho sendiri total ada enam blok mulai dari A-F. Khusus untuk blok C-D masih kosong dan lainnya sudah terisi penuh semua. Sebagian besar penghuni Rusunawa Joho sekarang berasal dari warga luar daerah. Mayoritas mereka merupakan pekerja disejumlah industri di Sukoharjo. Para penghuni kebanyakan juga belum berkeluarga. 

"Target kami sebelum akhir tahun semua blok Rusunawa Joho sudah terisi semua atau ada penghuninya," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI