Dugaan Pelanggaran Kampanye, Wabup Sukoharjo Diperiksa

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO (KRjogja.com) – Panwaskab Sukoharjo panggil Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi dan ajudannya terkait kasus dugaan pelanggaran kampanye Pilgub Jawa Tengah 2018. Pemeriksaan masih akan terus dilakukan dengan memanggil sejumlah pihak untuk diklarifikasi. Purwadi diduga melakukan kesalahan saat menghadiri kampanye Calon Gubernur Ganjar Pranowo di kantor DPC PDIP Sukoharjo tanpa mengajukan izin cuti kerja.

Ketua Panwaskab Sukoharjo Bambang Muryanto, Jumat (30/3) mengatakan, Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo datang ke kantor DPC PDIP Sukoharjo pada Kamis (22/3) . Disaat itu Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi diketahui ada ditempat. Posisi Purwadi sendiri diduga aktif bekerja kedinasan pemerintah dan tidak atau sedang izin cuti. Kondisi tersebut dinilai Panwaskab Sukoharjo sebagai bentuk dugaan pelanggaran.

Panwaskab Sukoharjo sudah bereaksi dengan melakukan pemanggilan terhadap Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi pada Selasa (27/3) dan ajudannya Kamis (29/3). Langkah tersebut dilakukan petugas untuk meminta klarifikasi sekaligus keterangan terhadap Purwadi.

Pemanggilan sebagai tindaklanjut pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap sejumlah pihak terkait. Panwaskab Sukoharjo berencana memanggil mereka dalam waktu dekat.

Purwadi diduga melakukan pelanggaran sesuai PKPU Nomor 4 Tahun 2014 Pasal 63 ayat 1. Aturan tersebut tentang anggota DPRD ataupun pejabat negara, pejabat daerah dan lainnya dapat ikut kegiatan kampanye dengan mengajukan izin cuti diluar tanggungan negara.

"Wakil Bupati Sukoharjo kedapatan hadir dalam pelaksanaan kampanye Ganjar Pranowo di kantor DPC PDIP Sukoharjo tanpa mengajukan izin cuti terlebih dahulu," ujarnya.

Hasil pemeriksaan masih diolah sebelum diambil kesimpulan oleh Panwaskab Sukoharjo. Termasuk didalamnya yakni berkaitan dengan sanksi yang akan diberikan pada Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi.

Wakil Bupati Sukoharjo Purwadi saat dikonfirmasi mengatakan, sudah memberikan klarifikasi pada Panwaskab Sukoharjo. Keterangan yang diberikan berkaitan dengan kedatangannya di kantor DPC PDIP Sukoharjo saat Calon Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo datang.

Purwadi menjelaskan, kehadirannya bukan terkait kegiatan kampanye Ganjar Pranowo. Melainkan koordinasi dengan pengurus dan anggota mengingat kapasitas Purwadi sebagai Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDIP Mojolaban.

"Masalah ini hanya salah paham saja. Saya bukan untuk kampanye tapi memang sudah ada di kantor DPC PDIP Sukoharjo untuk koordinasi PAC Mojolaban. Kebetulan saat saya disana Ganjar Pranowo bersamaan datang," ujar Purwadi.

Purwadi menambahkan, belum mengetahui adanya aturan harus cuti apabila ingin ikut kegiatan kampanye. "Di kantor DPC PDIP Sukoharjo saat Ganjar Pranowo datang hanya duduk diam saja," lanjutnya. (Mam)

BERITA REKOMENDASI