Dukung Digitalisasi Desa Kemuning, LinkAja Fasilitasi Pembayaran Digital Non Tunai

Editor: KRjogja/Gus

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – LinkAja bersinergi dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dan Pemkab Karanganyar mendukung program Smart Village Nusantara di Desa Kemuning, Ngargoyoso. Satu diantaranya menyediakan sarana transaksi nontunai di aplikasi Simpeldesa untuk berbagai pembayaran tagihan, pembayaran menggunakan QRIS di 74 merchant dan pasar tradisional Mbatok, hingga pembayaran masuk tiket wisata Desa Kemuning.

Haryati Lawidjaja selaku Direktur Utama LinkAja mengapresiasi inisiatif PT Telkom untuk memberdayakan dan meningkatkan ekonomi Desa Kemuning yang berkelanjutan melalui upaya digitalisasi. Hal ini selaras dengan tujuan dan misi LinkAja dalam mendorong inklusi keuangan dan ekonomi dengan membangun ekosistem dan platform layanan keuangan digital yang melayani kebutuhan masyarakat kelas menengah/ UMKM di Indonesia.

“Demi mewujudkan kualitas hidup masyarakat Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera serta mandiri. Kami harap kenyamanan dalam menggunakan LinkAja dapat menjadi pendorong kebiasaan masyarakat Desa Kemuning dalam bertransaksi secara nontunai, yang sangat diperlukan pada era pandemi saat ini,” katanya dalam rilis yang diterima KRjogja, Jumat (16/10).

Metode pembayaran yang digunakan pada ekosistem di Desa Kemuning telah menggunakan teknologi QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard), sehingga memungkinkan para warga Desa Kemuning maupun para wisatawan untuk bertransaski secara nontunai menggunakan LinkAja secara konvensional maupun Layanan Syariah LinkAja serta beragam operator pembayaran digital lainnya. Terdapat cashback menarik selama bulan Oktober 2020 bagi para pengunjung yakni sebesar 20% dengan maksimal nominal Rp 5.000 untuk melakukan transaksi masuk Desa Wisata, Pasar Mbatok, dan pembelanjaan di 74 merchant lokal menggunakan LinkAja.

BERITA REKOMENDASI