Ekonomi Lesu akibat Pandemi Corona, Juliyatmono Wacanakan Gotongroyong

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Sistem gotong-royong antarsesama diharapkan membantu tetap bertahan di masa-masa sulit pendemi korona. Bupati Karanganyar, Juliyatmono menekankan hal itu perlu diterapkan.

“Kepedulian bersama dulu. Tetangga harus tahu siapa saja yang butuh uluran tangan. Ini saatnya. Semampunya,” kata orang nomor satu di Pemkab Karanganyar itu kepada wartawan di rumah dinasnya, Selasa (7/4).

Menurutnya, sistem gotong royong harus digalakkan. Sikap egois dan acuh tak acuh justru menjauhkan diri dari kepedulian sosial. Ia meyakini gotong-royong menjadi kekuatan luar biasa melawan pendemi virus korona. Banyak hal bisa dilakukan seperti menyumbangkan makanan, uang atau bahkan ide.

Jika gotong-royong sudah dilakukan namun tak mampu meredakan rasa lapar, baru pemerintah daerah akan menyiapkan tindakan solutif. Salah satunya menawarkan program padat karya tunai desa (PDTD). Pembiayaan program ini dari Dana Desa (DD) yang maksimal diambil 30 persennya. “Untuk PDTD baru diatur regulasinya,” jelasnya.

BERITA REKOMENDASI