Empat Kecamatan di Sukoharjo Miliki Tingkat Kematian Tinggi Akibat Corona

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Empat dari total 12 kecamatan di Sukoharjo tercatat memiliki angka kematian diatas 5 persen atau sesuai batas maksimal WHO terkait kasus positif virus corona. Keempatnya yakni, Kecamatan Baki, Kartasura, Polokarto dan Nguter. Perkembangan data sekarang terakumulasi kasus positif virus corona di Sukoharjo sebanyak 799 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 39 kasus meninggal dunia.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo Yunia Wahdiyati, Selasa (13/10), mengatakan, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo diketahui ada Empat dari total 12 kecamatan di Sukoharjo tercatat memiliki angka kematian diatas 5 persen atau sesuai batas maksimal WHO terkait kasus positif virus corona. Perkembangan data sekarang terakumulasi kasus positif virus corona di Sukoharjo sebanyak 799 kasus. Dari jumlah tersebut sebanyak 39 kasus meninggal dunia.

Empat kecamatan tersebut, Kecamatan Baki 8,6 persen, Kecamatan Kartasura 7,7 persen, Kecamatan Polokarto 7,1 persen dan Kecamatan Nguter 7,0 persen. Sedangkan kecamatan lain angka kematiannya masih rendah.

Dalam data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona Sukoharjo dijelaskan Yunia, dibandingkan dengan minggu sebelumnya angka kematian meningkat sebesar 0,3 persen. Pada periode 28 September-4 Oktober angka kematian sebesar 4,6 persen. Sedangkan pada periode 5 Oktober-11 Oktober angka kematian menjadi sebesar 4,9 persen.

Dilihat dari kelompok umur angka kasus kematian akibat positif virus corona terjadi pada 15-25 tahun sebanyak 2 kasus atau 1,9 persen, 26-59 tahun sebanyak 21 kasus atau 4,0 persen, 60 tahun atau keatas 16 kasus atau 17,6 persen.

BERITA REKOMENDASI