Empat Kelurahan Di Solo Dimekarkan

SOLO, KRJOGJA.com – Rencana pemekaran empat kelurahan di Solo, masing-masing Kadipiro, Semanggi, Pajang, dan Mojosongo yang diajukan sejak dua tahun lalu, akhirnya memperoleh lampu hijau dari Kementerian Dalam Negeri. 
Menurut Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo pemekaran wilayah kelurahan ini dinilai sangat mendesak. Selain untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, juga lurah yang kebetulan ditugaskan pada kelurahah dengan luas wilayah luas serta berpenduduk padat, serasa sangat berat.

"Juga biaya sosial yang dikeluarkan, seperti 'jagong' dan 'layatan' jauh lebih besar. Padahal, tunjangan yang diberikan kepada lurah tak ada beda antara mereka yang ditugaskan di kelurahan berwilayah sempit ataupun luas, perpenduduk banyak ataupun sedikit," ungkap Walikota.

Jadi, pemekaran wilayah kelurahan tersebut, menurut pria yang arab disapa Rudy, juga mempertimbangkan aspek keadilan. Hanya saja, realisasi pemekaran empat kelurahan yang saat ini telah memperoleh izin pemekaran dari Kemendagri, dilakukan secara bertahap. Pada tahun 2018, pemekaran dilakukan pada kelurahan Kadipiro menjadi tiga kelurahan, dan Semanggi menjadi dua kelurahan.

"Pada tahun 2019 pemekaran wilayah kelurahan Pajang dan Mojosongo. Perlu persiapan lebih dulu, terutama menyangkut pembangunan kantor kelurahan baru, yang diproyeksikan dapat dimulai tahun 2017 dengan penyusunan Detail Enggineering Design (DED) yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP)," paparnya. (Hut)

BERITA REKOMENDASI