Era Digital, Bank Sampah Online Terpadu Dibutuhkan

SOLO, KRJOGJA.com – Peserta
workshop" bank sampah online terpadu" yang digelar LSM Secercah Harapan Indonesia (Shind) Yogja
untuk sekolah adiwiyata di kota Surakarta sangat antusias.

Peserta bimbingan teknis sekolah Adiwiyata merasakan manfaat yang cukup besar. Sangat mudah bagi sekolah untuk
memonitoring kegiatan pengelolaan sampah .

Menurut Maulana Sriyono. S. Kom , Direktur Program Go Grenschool Indonesia saat berlangsung rangkaian bimbingan teknis sekolah adiwiyata di hotel Fave, Manahan, Solo 11 dan 12 Desember 2019. "Pemanfaatan teknologi informasi dalam mengelola sampah secara digital ini di maksudkan untuk mempermudah pengguna dalam mengoperasionalkan bank sampah."paparnya.

Keunggulan sistem ini banyak fitur seperti data nasabah, setoran, transaksi, daftar harga terbaru , transaksi hingga administrasi pembukuan semua dikerjakan dalam satu langkah. "Keistimewaan sistem ini adalah barang yang terkumpul akan dibeli operator " tutur Maulana Sriyono. S. Kom, Direktur Program Go Grenschool Indonesia.

Acara di hadiri perwakilan Dinas Lingkungan Hidup kota Surakarta dan didukung oleh PT.Tirta Investama .
Ditambahkan Maulana, kegiatan workshop dan pelatihan teknis bank sampah ini akan terus dilakukan di berbagai kota lainnya.

Antusias dan minat yg besar dirasakan manfaatnya bagi sekolah sangat mudah memonitoring kegiatan pengelolaan sampah , sekolah lebih mudah kelola sampah an organik ujar Vivi ketua tim Adiwiyata SMP Negeri 11 Surakarta. (Hwa)

BERITA REKOMENDASI