Etik-Agus Kunjungi Warga Kurang Mampu Sakit Paru-Paru

Editor: Agus Sigit

SUKOHARJO, KRjogja.com – Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan Wakil Bupati Sukoharjo Agus Santosa didampingi beberapa kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait turun langsung menemui warga kurang mampu Winda Rahman (25) warga Dukuh Kebonbaru RT 04 RW 09 Desa Pucangan, Kecamatan Kartasura yang menderita penyakit paru-paru. Sakit parah yang dialami warga tersebut belum tertangani dengan baik selama ini. Pemkab Sukoharjo mengambilalih dengan membantu pengobatan dan memberikan bantuan termasuk jaminan kesehatan.

Etik Suryani, Jumat (30/4) mengatakan, awal mula tahu ada warga kurang mampu dalam kondisi sakit parah dan belum tertangani dari media sosial yang dibukanya. Informasi tersebut kemudian langsung ditindaklanjuti berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sukoharjo.

Koordinasi dilakukan bupati dengan meminta DKK Sukoharjo mengecek kondisi warga kurang mampu sakit parah tersebut. Hasilnya diketahui kondisi warga memang sakit parah dan belum tertangani sampai sekarang. DKK Sukoharjo saat survei dan pemeriksaan diketahui bahwa sakit parah yang diderita warga penyakit paru-paru.

“Hasil pemeriksaan penyakit paru-paru dan saya bersama wakil bupati dan dinas terkait mendatangi rumah warga dan menginstruksikan DKK Sukoharjo langsung melakukan penanganan,” ujarnya.

Etik Suryani menjelaskan, di media sosial warga kurang mampu tersebut menderita sakit parah dan belum tertangani dengan baik sampai sekarang. Kendala dihadapi warga tersebut karena suami tidak bekerja dan anak masih kecil.

Melihat kondisi tersebut Etik Suryani mengatakan bersama Wakil Bupati Agus Santosa menyempatkan diri mendatangi rumah warga dan Pemkab Sukoharjo siap membantu penanganan. Bentuk penanganan dilakukan dengan merujuk warga kurang mampu tersebut berobat ke rumah sakit.

“Intinya Pemkab Sukoharjo akan memberikan fasilitas kesehatan hingga sembuh. Bantuan juga diberikan dalam bentuk sembako, alas tempat tidur dan Baznas memberikan bantuan biaya pengobatan Rp 5 juta,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI