Fauzan, Mahasiswa DKV UNS Dinobatkan ‘Pemuda Difabel Berprestasi Nasional 2021’

Editor: Agus Sigit

Keterbatasan adalah keunikan. Ini diyakini Muhammad Fauzan, mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) Fakultas Seni Rupa dan Desain (FSRD) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo. Berkat itulah ia berhasil melahirkan karya-karya seni dan sukses sebagai Pemuda Difabel Berprestasi Nasional 2021.

Dinobatkan sebagai Pemuda Difabel Berprestasi Nasional 2021 membuktikan bahwa difabel tidak membatasi ruang geraknya dalam berkarya. Sejak lahir, Fauzan mengalami gangguan pendengaran sehingga sulit berkomunikasi dengan teman-temannya.

Namun keterbatasan itu tidak mematahkan semangat Fauzan. Sejak kecil ia berjuang menggali potensinya dengan menekuni dunia seni. Saat duduk di Taman Kanak kanak, ia memulai menggambar dengan crayon.

Berikutnya meningkat memakai peralatan lain seperti cat air. Dan sekarang di era serba teknologi ini, ia pun mengasah berkarya menggunakan alat digital. Fauzan mengaku telah mengumpulkan lebih dari 10 karya yang dinyatakan sebagai juara.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) pada peringatan Hari Sumpah Pemuda memberikan penghargaan.

Fauzan tak pernah menganggap keterbatasannya sebagai kelemahan melainkan sebagai keunikan yang dimilikinya. Kesadaran itu juga diperoleh dari idolanya Surya Sahetapy yang kebetulan memiliki keterbatasan sama.

Keterbatasan tidak boleh mematahkan semangat untuk berkarya dan menginspirasi kawan-kawannya. Sejatinya, manusia memiliki banyak potensi dalam diri. Satu keterbatasan tidak berarti menghentikan pontensi lainnya.

“Jadi jangan menganggap kalau kecacatan itu adalah halanganmu, jadikan kecacatan itu sebagai keunikanmu sendiri,” kata Fauzan.-(Qom)

BERITA REKOMENDASI