Festival Pesona Lokal Soloraya Angkat Daya Tarik Budaya dan Kuliner

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Karnaval budaya bertajuk Festival Pesona Lokal Soloraya memamerkan kreasi kostum unik asal 38 kelompok penampil asal kota/kabupaten di Jawa Tengah, Minggu (9/9). Ajang kolaborasi festival seni dan kuliner yang difasilitasi Kementrian Pariwisata, Adira Insurance dan CSR sejumlah perusahaan ini dipusatkan di De Tjolomadoe. 

Para penampil dengan rombongan berkostum adat, pemain orkes tradisional serta replika berbagai obyek dunia dongeng seakan menghipnotis masyarakat di wilayah perbatasan Karanganyar dengan Kota Solo itu di penggal Jalan Adi Sucipto. Tak mau melewatkan kesempatan berswafoto, beberapa nekat merangsek ke iring-iringan karnaval jalan kaki sepanjang 3 kilometer. Usai puas melihat karnaval, masyarakat dipersilakan bergabung di lomba mural bertema Pesona Kotaku dan memasak menu tengkleng. 

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dalam sambutannya mengapresiasi seluruh personel yang terlibat di kegiatan dalam rangka memeriahkan HUT ke-28 Adira Finance tersebut. Ia yang didampingi istri, juga mengajak masyarakat ikut meramaikan pariwisata dan ekonomi kreatif Jawa Tengah. 

"Inilah ekonomi kreatif dan pariwisata yang akan menjadi tonggak ekonomi baru. Pariwisata merupakan bagian yang enggak akan pernah mati. Di saat kondisi sedang seperti ini," kata Ganjar.

Ganjar mengatakan, seluruh warga diminta ikut menyemarakkan festival dan memanfaatkannya agar lebih sejahtera.  "Daripada mencaci maki, mendingan piknik. Kalau sudah stress, malah menyebar hoax dan menebar cerita buruk," katanya. 

Menurutnya, pemakaian lokasi event di De Tjolomadoe, Karanganyar sangatlah tepat. PT Sinergi selaku mitra BUMN berhasil menyulap bekas pabrik gula Colomadu yang dulunya terlantar menjadi wahana publik bernuansa heritage.  (Lim)

BERITA REKOMENDASI