Finalis PPL Beradu Bakat Wahyu Pilih ‘Bergelantungan’ di Mal

KARANGANYAR, KRJOGJA.com -Berbagai aksi unjuk bakat oleh 10 pasang finalis Putra Putri Lawu 2019 memantik decak kagum penonton dan pengunjung Palur Plasa, Minggu (14/7). Tak sedikit memamerkan suara merdu maupun tari tradisi. Namun ada pula yang menunjukkan aksi vertical rescue atau teknik penyelamatan korban di ketinggian. 

Wahyu Kurniawan (21) asal Kelurahan Gedong, Kecamatan Karanganyar Kota ini memilih menunjukkan kebolehannya itu di depan tiga juri unjuk bakat PPL 2019. Anggota Search and Rescue (SAR) Karanganyar bernomor punggung 13 dalam ajang pemilihan Duta Wisata ini mempraktikkan basic skill high angle rescue tecnique yang dipelajarinya sejak empat tahun silam.

Berbekal tali temali tertambat di pagar besi di lantai dua dan peralatan pengaman diri, ia memanjatnya dari lantai dasar. Setelah sampai ke atas, kemudian menuruninya secara cepat dan tepat. Riuh tepuk tangan penonton dan juri memberi nilai plus dirinya saat grand final pemilihan PPL 2019 di GOR RM Said pada 20 Juli mendatang. 

"Saya ingin memotivasi diri dan orang lain. Menjadi Duta Wisata tak sekadar mempromosikan obyek wisata di Karanganyar. Namun juga menggugah rasa peduli kepada sesama. Kalau teknik ini, wajib dikuasai para sukarelawan kebencanaan, yakni teknik dasar penyelamatan korban. Saya berharap jiwa kemanusiaan dan sosial dimiliki para duta wisata," ujar mahasiswa Politeknik Indonusa Surakarta ini. 

Wahyu terdaftar di pemilihan PPL 2019 bersama 48 peserta lainnya. Ia lolos 10 besar pasangan finalis usai seleksi wawancara dan tertulis pada awal Juli.
Pada penilaian unjuk bakat, tiga juri dihadirkan yakni Heru Mataya (budayawan), Kanjeng Hartoyo (dosen ISI) dan Halintar Cokro (Wakil 2 Mas Jateng 2017). Finalis lainnya juga tak kalah memukau seperti Wahyu Sidik yang berprofesi guru olahraga.

Pemuda ini bernyanyi cukup merdu. Kemudian tarian rancak kerincing oleh finalis nomor 9, Septyaning Arum. 

Ketua Panitia PPL 2019, Tegar Tuanggana mengatakan para finalis ditakar kesungguhannya mengikuti ajang tahunan itu melalui unjuk kebolehan.  "Di sini akan ketahuan siapa yang benar-benar mempersiapkan diri atau sekadar tampil. Setelah ini masih banyak yang dinilai seperti vlog bertema hidden peasure, city tour dan perilakunya," katanya. (Lim)

 

BERITA REKOMENDASI