Gajahmungkur Gelar Ruwatan Massal

Editor: Ivan Aditya

WONOGIRI (KRjogja.com) – Mengisi agenda rutin saban Bulan Suro, Waduk Gajahmungkur (WGM) Wonogiri akan menggelar kirab dan jamasan pusaka serta ruwatan massal, Minggu (16/10/2016). Event tahunan yang diprakarsai Pemkab Wonogiri melalui Disbudparpora itu dimaksudkan untuk mendongkrak angka wisatawan ke WGM.

Dijelaskan Kepala UPT Obwis WGM Wonogiri Pardiyanto SSos MM ada yang berbeda pelaksanaan ruwatan massal di WGM tahun ini ketimbang tahun-tahun lalu. "Kalau dulu-dulu ruwatan massal diadakan di area parkir namun tahun ini tepatnya Minggu besok kami adakan di depan panggung terbuka WGM," kata Pardiyanto kepada KRjogja.com, Sabtu (15/10/2016).

Perbedaan lainnya karena dalang ruwat yang biasanya Ki Sutino sudah tidak ada (meninggal) maka bertindak sebagai dalang ruwat  adalah Ki Sahir. "Sampai siang ini kami sudah menerima pendaftaran calon peserta 15 orang," terang Kepala UPT WGM sembari menambahkan para peserta ruwatan massal itu tidak dipungut biaya alias gratis.

Kirab dan jamasan pusaka Mangkunegaran yang selama ini disimpan di tugu Nglaroh Selogiri serta Bubakan Girimarto Wonogiri yakni Ki Totog, Baladewa, Semar Tinandu, Limpung serta Ki Karawelang tidak lagi melibatkan sepasang gajah Lampung yang ada di WGM. Panitia tidak berani ambil resiko karena gajah ini masih baru di obwis tersebut dan pernah menewaskan salah satu dokter PTT (pegawai tidak tetap)  yang bertugas di WGM. (Dsh)

BERITA REKOMENDASI