Galau Harga Anjlog, Pinsar Bagikan Ayam Gratis

SOLO, KRJOGJA.com – Kalangan peternak ayam yang tergabung dalam Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia Jawa Tengah (Pinsar) merasa gusar karena harga jual anjlog, namun 8 ribu keluarga justru beroleh berkah berlauk daging ayam gratis. Secara serempak, Pinsar Jawa Tengah (Jateng) memang membagikan ayam hidup secara gratis kepada 8 ribu warga Solo yang tersebar di lima kecamatan, masing-masing Jebres, Banjarsari, Laweyan, Pasar Kliwon, dan Serengan.

Ketua Pinsar Jateng, Parjuni, mengungkapkan, tak kurang dari 30 ribu ekor ayam dibagikan kepada masyarakat di beberapa daerah, diantaranya Solo, Klaten, Yogyakarta, dan Semarang. Secara rinci disebutkan, untuk Kota Solo, diberikan kuota 8 ribu ekor, Klaten 2 ribu ekor, Yogyakarta 5 ribu ekor, dan selebihnya di untuk warga Semarang.

Pembagian ayam gratis itu, tambahnya, sebagai bentuk keprihatinan kalangan peternak ayam, karena harga jual anjlog hingga ke level RP 8 ribu per ekor sejak Januari lalu. Dengan harga jual sebesar itu, peternak mengalami kerugian cukup besar, sebab harga normal seharusnya mencapai Rp 18 ribu per ekor. Akibatnya, banyak peternak ayam gulung tikar, atau setidaknya mengurangi populasi ternak agar tingkat kerugian tak semakin besar.

Ketidakseimbangan antara permintaan dan penawaran, menurut Parjuni, menjadi penyebab harga ayam dari peternak anjlog hingga titik terrendah. Hal itu terjadi karena dalam beberapa bulan terakhir bermunculan peternak ayam bermodal besar dengan  kapasaitas produksi hampir setara dengan produksi ayam potong peternakan rakyat. (Hut)

 

BERITA REKOMENDASI