Ganjar Ingin UNS Ikut Atasi Masalah Pendidikan di Jateng

Editor: KRjogja/Gus

SOLO, KRJOGJA.com – Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo menyatakan kini sudah saatnya ada kolaborasi pendidikan tinggi dengan pemerintah daerah dalam mengatasi persoalan yang muncul pada pandemi Covid 19. Diantaranya membangun ekonomi desa yang di dalamnya ada warga yang terdampak serta memgatasi bidang pendidikan.

“Saya yakin mahasiswa mampu menggerakan buruh yang terkena PHK untuk membuat bisnis baru. Mahasiawa bisa mendorong UMKM di desa desa,” kata Ganjar saat melepas 744 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Selasa (02/06/2020)

Ganjar ingin 744 mahasiswa yang seluruhnya diterjunkan di Jateng bisa memunculkan satu desa yang bisa dijadikan pilot proyek pengembangan ekonomi desa agar mampu keluar dari kesulitan masa pandemi Covid 19. “Termasuk di dalamnya mahasiswa bisa menjalin permodalan yang dibutuhkan. Kami sangat butuh gerakan ini,” katanya.

Selain itu UNS yang memiliki FKIP bisa ikut mengatasi pendidikan di Jateng. Diantaranya melalui program Vokasi atau juga mengembangkan pendidikan disabilitas. “Dalam menjalani KKN mahasiswa juga bisa membantu kepala desa dalam membuat big data desa. Agar setiap waktu terlihat jumlah warga yang terkena PHK dan yang pantas untuk mendapatkan bantuan.”

Apa yang akan digarap mahasiswa akan sejalan dengan propram pemerintah Jawa Tengah Jaga Tangga. Semua akan saling kontrol dan mengawasi warga yang ada di sekitarnya. Dalam pelepasan secara daring rektor Prof Dr Jamal Wiwoho mengatakan KKN ini sebagai wujud mahasiswa mempunyai empati terhadap masyarakat yang terdampal Covid. (Qom)

BERITA REKOMENDASI