Gelar Paripurna, DPRD Sukoharjo Umumkan Paslon Terpilih Pilkada 2020

Editor: KRjogja/Gus

SUKOHARJO, KRJOGJA.com – Rapat paripurna dengan agenda Pengumuman Hasil Penetapan Pasangan Calon (Paslon) Terpilih Pilkada 2020 dan Akhir Masa Jabatan Bupati dan Wakil Bupati Sukoharjo Periode 2016-2021 digelar di gedung DPRD Sukoharjo, Selasa (26/1). Usai rapat paripurna DPRD Sukoharjo akan mengirim berkas usulan pelantikan pada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Gubernur Jawa Tengah. Mekanisme pelantikan diserahkan sepenuhnya ke pemerintah pusat mengingat kondisi sekarang masih pandemi virus corona.

Ketua DPRD Sukoharjo Wawan Pribadi, mengatakan, DPRD Sukoharjo sebelumnya sudah mendapat berkas terkait penetapan paslon terpilih Pilkada 2020 dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sukoharjo. Tahap selanjutnya sesuai ketentuan berlaku maka harus dilaksanakan rapat paripurna di DPRD Sukoharjo.
Rapat paripurna juga dilaksanakan DPRD Sukoharjo bersamaan dengan masa akhir jabatan bupati dan wakil bupati periode 2016-2021. Jabatan Bupati Sukoharjo Wardoyo Wijaya dan Wakil Bupati Purwadi akan habis pada 17 Februari mendatang.

Akhir masa jabatan dan penetapan paslon terpilih Pilkada 2020 diumumkan melalui rapat paripurna. Kegiatan tersebut sekaligus melaksanakan amanat Undang Undang.
“DPRD Sukoharjo sudah melaksanakan ketentuan dengan menggelar rapat paripurna masa akhir jabatan bupati dan wakil bupati sekaligus pengumuman paslon terpilih Pilkada 2020,” ujarnya.

DPRD Sukoharjo setelah menggelar rapat paripurna Selasa (26/1) akan ditindaklanjuti dengan mengirimkan berkas usulan pelantikan ke Mendagri melalui Gubernur Jawa Tengah, Rabu (27/1). DPRD Sukoharjo menyerahkan sepenuhnya mekanisme pelantikan paslon terpilih Pilkada 2020 kepada pemerintah pusat.
“Mekanisme semua ada di pemerintah pusat, soal waktu, teknis dan lainnya terkait pelantikan paslon terpilih Pilkada 2020 merupakan kewenangan pemerintah pusat. Apalagi sekarang masih pandemi virus corona dan kami terus berkoordinasi dengan provinsi,” lanjutnya.

BERITA REKOMENDASI