Gerakan UKM di Pesantren Potensial Dongkrak Pemulihan Ekonomi Nasional

Editor: Agus Sigit

KARANGANYAR, KRJOGJA.com – Pondok pesantren didorong menumbuhkan usaha mandiri untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional. Dalam hal ini, BI memberikan pendampingan berupa hibah pertanian, perikanan dan peternakan.
Di Ponpes Hidayatul Ulum Desa Tohkuning Karangpandan Karanganyar, BI Solo menghibahkan 15 ribu bibit lele dan bioflog. Sebelumnya, enam ponpes di Soloraya dibantu pengadaan greenhouse. Pendampingan BI ke Ponpes difasilitasi Himpunan Ekonomi dan Bisnis Pesantren (Hebitren) Soloraya.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kota Solo, Nugroho Joko Prastowo mengatakan, BI terus mendampingi ponpes dalam meningkatkan ekosistem ekonomi keuangan syariah. Sistem tersebut merupakan sumber penghidupan baru bagi dunia pesantren. Bahkan dapat menggantikan sumbangan orangtua santri dan para donatur.
“Pesantren punya potensi. 27 ribu ponpes di Indonesia dengan 2,7 peserta didik. Kalau bersama, dapat menggerakkan ekonomi Indonesia. Menumbuhkan ekonomi yang sempat lesu akibat Pandemi Covid-19,” katanya, Jumat (25/2).
Upaya ini diharapkan dapat mengangkat industri halal menjadi salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru Indonesia ke depan. Pengembangan ekosistem rantai nilai halal difokuskan kepada 5 sektor prioritas, yaitu pertanian terintegrasi, halal food, halal fashion, energi bar terbarukan serta pariwisata ramah muslim.
“Untuk membangun karakter entrepreneurship atau kewirausahaan tangguh bagi santrinya dan
masyarakat sekitar sehingga ponpes selain tempat untuk ‘ngaji fikih’ juga menjadi tempat ‘ngaji sugih’,” katanya.
Ketua Hebitren Soloraya, Miftahul Hadi mengatakan 70 ponpes di eks Karisidenan Surakarta telah bergabung dalam gerakan pemberdayaan ekonomi. Pertanian, perikanan dan perkebunan merupakan sektor yang dibidik.
“Sejauh ini sudah bikin green house per kabupaten. Karanganyar menyusul,” katanya.
Ia mengapresiasi bantuan BI ke Ponpes di Soloraya. Di Ponpes Hidayatul Ulum, bentuknya berupa hibah 15 ribu bibit lele dan pembuatan kolam. Selanjutnya, pendampingan budidaya oleh mitra BI sampai benar-benar mandiri. (Lim)

BERITA REKOMENDASI